BEI Kunci Perdagangan Empat Saham, Harga Melonjak di Luar Kewajaran

- Rabu, 07 Januari 2026 | 11:00 WIB
BEI Kunci Perdagangan Empat Saham, Harga Melonjak di Luar Kewajaran

Rabu kemarin, suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat tegang. Bursa memutuskan untuk mengunci perdagangan empat saham, tindakan yang jarang dilakukan sekaligus. Keputusan ini berlaku untuk Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Dua perusahaan asuransi masuk dalam daftar itu: PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) dan PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP). Tak cuma mereka, PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) juga kena imbas. Waran seri I HUMI, atau HUMI-W, ikut dibekukan.

"BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham JMAS, AHAP, PADI, dan HUMI mulai sesi I tanggal 7 Januari 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut,"

Begitu bunyi pengumuman resmi yang dirilis BEI. Langkah ini, seperti biasa, bukan tanpa alasan. Pergerakan harga keempat saham itu dianggap sudah di luar kewajaran.

Coba lihat catatan perdagangan sehari sebelumnya. Saham JMAS melonjak 15,94 persen ke level Rp320. AHAP juga naik 10,84 persen ke Rp184. Pergerakan PADI bahkan lebih dramatis, melesat 25,33 persen ke Rp188. HUMI tak kalah, naik 10,56 persen ke Rp356, sementara warannya, HUMI-W, menguat 16,07 persen ke Rp130. Kenaikan serentak dan tajam inilah yang memicu lampu merah dari pihak Bursa.

Sekarang, semua mata tertuju menunggu kabar berikutnya dari BEI. Kapan perdagangan akan dibuka kembali? Itu pertanyaan yang masih menggantung.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar