Ucap Trump kepada para wartawan dari dalam Air Force One. Pernyataan itu disampaikan tak lama setelah peristiwa penangkapan.
Trump mengaku belum berbicara langsung dengan Rodriguez, meski rencana untuk itu sudah ada. "Akan dilakukan pada waktunya," tambahnya. Rodriguez, yang sebelumnya menjabat wakil presiden di bawah Maduro, terpaksa mengambil alih tampuk kepemimpinan setelah mantan bosnya itu ditangkap militer AS dan dibawa ke New York.
Suasana setelah penangkapan pun cukup jelas. Trump dengan lantang mengklaim bahwa Amerika Serikat kini memegang kendali atas pemerintahan Venezuela. Sebuah pernyataan yang, bagi banyak pengamat, sekaligus menjadi sinyal bagi pasar tentang masa depan hubungan ekonomi antara kedua negara terutama di sektor energi.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata AS-Iran Pacu Bursa Asia Menguat, Investor Tetap Waspada
IHSG Menguat Hampir 1 Persen di Awal Perdagangan Jumat
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 per Gram, Buyback Melonjak Lebih Tinggi
Analis Proyeksikan IHSG Koreksi Hari Ini Meski Kemarin Menguat