Dion punya alasan tersendiri kenapa saat ini tepat untuk mencari pinjaman. Kondisi pasar yang sedang berada di era suku bunga rendah jadi pertimbangan utama. Dengan begitu, perusahaan bisa dapatkan bunga yang bersaing. Likuiditas bertambah, tapi beban bunganya tidak akan terlalu membebani.
Kondisi keuangan Geoprima Solusi sendiri sebenarnya cukup lapang. Per akhir September 2025, liabilitasnya tercatat hanya Rp9,61 miliar. Angka itu jauh lebih kecil dibanding ekuitas perusahaan yang mencapai Rp41,43 miliar.
Di luar urusan pendanaan, Dion menegaskan transformasi bisnis sudah berjalan. Kehadiran manajemen baru diyakini akan membawa angin segar. Nantinya, pinjaman yang diperoleh bukan cuma untuk menambah kas, tapi lebih untuk memperkuat fondasi bisnis perusahaan ke depannya.
(Rahmat Fiansyah)
Artikel Terkait
Di Balik Panen Raya, Mentan Bongkar Pembersihan 192 Pejabat dan Ribuan Izin Pupuk
Prabowo Sematkan Bintang Jasa Utama untuk Amran di Tengah Pesta Swasembada
Karya Pacific Investama Genjot Kepemilikan di MNC Energy Lewat Tender Sukarela
Arab Saudi Buka Keran Investasi Asing, Pasar Modal Siap Sambut Derasnya Modal Global