tulis manajemen dalam keterangannya.
Menyikapi hal itu, Vale memilih jalan patuh. Mereka akan menghentikan sementara semua kegiatan operasi di wilayah IUPK-nya. Langkah ini diambil demi menjaga tata kelola perusahaan yang baik, sambil menunggu dokumen persetujuan itu turun secara resmi.
Di sisi lain, perusahaan tampaknya tak terlalu khawatir. Mereka optimis ini cuma soal waktu. Menurut manajemen, keterlambatan ini tidak akan mengganggu keberlanjutan operasi secara menyeluruh. Harapannya, RKAB 2026 bisa secepatnya disetujui.
Lalu bagaimana dampak keuangannya? Manajemen menegaskan, belum ada dampak material yang langsung terasa terhadap kondisi keuangan perusahaan saat ini. Vale juga berjanji akan menjaga stabilitas usaha dan keselamatan kerja. Komitmen untuk beroperasi sesuai aturan tetap jadi prioritas, meski aktivitas di lapangan untuk sementara terpaksa diam.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,857 Juta per Gram, PPN Dihapus
IHSG Anjlok Hampir 1%, Ditekan Saham Konglomerasi dan Bank Besar
OJK, BEI, dan KSEI Rampungkan Empat Agenda Kunci Perkuat Transparansi Pasar Modal
IHSG Turun 0,99%, Nilai Transaksi Anjlok 36,69% Pekan Lalu