Arus Balik Libur Tahun Baru 2026: 155 Ribu Kendaraan Serbu Jakarta

- Jumat, 02 Januari 2026 | 21:30 WIB
Arus Balik Libur Tahun Baru 2026: 155 Ribu Kendaraan Serbu Jakarta

Libur panjang Tahun Baru 2026 resmi berakhir. Kemacetan panjang di sejumlah ruas tol menuju Jakarta pun menjadi buktinya. Menurut data yang dirilis Jasa Marga, tercatat ada 155.596 kendaraan yang memadati jalan saat kembali ke wilayah Jabotabek pada hari H.

Angka itu bukan main-main. Dibandingkan arus lalu lintas normal yang biasanya sekitar 135.141 kendaraan, volume kendaraan hari itu melonjak signifikan, tepatnya 15,14 persen. Data kumulatif ini dihitung dari empat gerbang tol utama yang jadi pintu masuk ibu kota.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, membeberkan rinciannya dalam keterangan pers, Jumat (2/1/2026).

"Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah, mayoritas berasal dari arah timur sebanyak 71.301 kendaraan atau 45,82 persen," jelas Rivan.

"Lalu, disusul dari arah selatan atau Puncak sebanyak 43.491 kendaraan atau 27,95 persen. Sementara dari arah barat atau Merak tercatat 40.804 kendaraan atau 26,22 persen," tambahnya.

Dari sisi persebaran, arus dari timur mencakup Trans Jawa dan Bandung ternyata paling dominan. Lewat Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, ada 33.990 kendaraan yang terekam, naik 28,14% dari kondisi biasa. Sementara dari Bandung via GT Kalihurip Utama, jumlahnya bahkan lebih tinggi: 37.311 kendaraan. Itu artinya terjadi kenaikan cukup drastis, 35,73 persen.

Kalau dijumlah, arus dari timur mencapai 71.301 kendaraan. Naik 32 persen, jauh di atas normal.

Namun begitu, situasi berbeda justru terlihat dari arah barat. Arus balik dari Merak melalui GT Cikupa justru lebih sepi ketimbang hari biasa. Hanya 40.804 kendaraan yang tercatat, atau turun 15,75 persen. Mungkin banyak yang memilih tetap di sana atau pulang lebih awal.

Di sisi lain, arus dari selatan via Puncak dan GT Ciawi malah ramai luar biasa. Sebanyak 43.491 kendaraan memadati ruas Jagorawi, meningkat tajam 33,03 persen dibanding arus normal. Puncak memang selalu jadi magnet wisata, dan kemacetan di sana sepertinya sudah jadi cerita klasik setiap akhir liburan.

Begitulah sekilas gambaran lalu lintas pasca-libur panjang. Jalanan kembali hiruk-pikuk, dan ibu kota kembali menampung puluhan ribu kendaraan yang baru saja menyelesaikan perjalanan mudiknya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar