Sebelum matahari terbit di hari pertama 2026, suasana di Jakarta sudah berubah total. Keriuhan pesta "Jakarta Global City: From Jakarta with Love" seolah lenyap ditelan fajar. Yang tersisa hanya ruang publik yang bersih dan rapi, berkat kerja keras Pasukan Oranye dari Dinas Lingkungan Hidup DKI.
Mereka bergerak cepat usai perayaan. Dan hasilnya, semua titik keramaian tadi sudah bersih sebelum jam lima pagi. Cukup mengesankan.
Menurut Asep Kuswanto, sang Kepala DLH DKI, fokus pembersihan ada di lokasi-lokasi inti. Kawasan Monas dan Bundaran HI, tentu saja. Lalu sepanjang koridor Sudirman–Thamrin yang jadi pusat keramaian.
"Ruang publik harus segera kembali nyaman setelah digunakan bersama. Karena itu, pembersihan kami lakukan secara cepat dan menyeluruh,"
Demikian penegasan Asep dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/1/2026) itu. Ia menyebut kombinasi personel yang siaga dan peralatan lengkap sebagai kunci utama. Semua dikerahkan agar kebersihan kota terjaga, saat perayaan berlangsung maupun setelahnya.
Namun begitu, malam tahun baru kali ini punya tantangan sendiri. Hujan ringan sempat mengguyur beberapa titik. Yang lebih merepotkan, kepadatan pedagang kaki lima di sepanjang Sudirman-Thamrin. Kondisi itu memaksa proses pembersihan dilakukan lebih intensif, banyak yang manual pakai sapu dan pengki.
Asep tak lupa mengapresiasi dedikasi anak buahnya. Para Pasukan Oranye itu bekerja tanpa lelah sejak malam hingga menjelang subuh. Penanganannya memang menyeluruh, mencakup jalan utama, trotoar, taman kota, hingga fasilitas umum. Semua dikerjakan dengan armada dan sarana yang mereka punya.
Di sisi lain, partisipasi masyarakat juga mendapat pujian. Kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya, kata Asep, sangat membantu mempercepat pekerjaan di lapangan. Ia pun mengajak semua pihak untuk terus menjaga kebersihan ini. Agar Jakarta tetap nyaman untuk setiap orang.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi, Dirasakan di Piru
Menag Umar Sampaikan Ucapan dan Harapan Damai di Tahun Baru Imlek 2577
BEI Libur Dua Hari, Investor Disarankan Manfaatkan Waktu untuk Evaluasi Portofolio
Mobil Hangus Terbakar di Tol Surabaya-Gresik Diduga Akibat Korsleting