Masa jabatan direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2026 tinggal menghitung bulan. Menyambut pergantian pimpinan ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa punya harapan yang jelas tentang sosok seperti apa yang harusnya memegang kendali.
Bukan sekadar soal kompetensi teknis. Purbaya menekankan, integritas moral adalah syarat mutlak. Menurutnya, pasar modal kita butuh pemimpin yang punya nyali.
"Oh dia harus bisa kritik di pasar dan harus bisa mengembangkan base dari investor, ritel, dan institusi di sini," ujar Purbaya.
Lalu, dengan nada lebih tegas, ia menambahkan, "Dan yang paling penting adalah mereka punya komitmen kuat untuk membersihkan pasar dari para penggoreng saham yang kurang bertanggung jawab."
Pernyataan itu disampaikannya di Jakarta, Jumat (2/1/2026), usai menghadiri Pembukaan Perdagangan BEI. Intinya, calon direktur baru harus bisa dua hal sekaligus: mendongkrak jumlah investor ritel dan institusi dan menjaga ekosistem pasar agar tetap adil serta bebas manipulasi.
Artikel Terkait
Operasi Tambang Vale Terhenti, Tunggu Izin ESDM untuk RKAB 2026
BUVA Meledak 2.718%, Saham Happy Hapsoro Borong Panggung Bursa 2025
Menteri Keuangan Purbaya Desak BNPB: Dana Rp 1,51 Triliun untuk Sumatera Jangan Sampai Hangus
Gempa Finansial Rp 400 Triliun: OJK Turun Tangan Atasi Dampak Banjir Aceh-Sumut-Sumbar