Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa punya keyakinan besar. Di kantornya di Jakarta, Jumat (2/1/2026) lalu, ia menyampaikan optimisme bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal tembus level 10.000 pada tahun 2026. Bahkan, menurutnya, target itu bukan cuma akan tercapai, tapi terlampaui.
"Akhir tahun depan kan? Lebih (10.000) pasti,"
ucap Purbaya kepada para wartawan yang meliput.
Keyakinannya itu punya dasar. Purbaya melihat ada keselarasan yang makin baik antara kebijakan pemerintah dan geliat ekonomi nasional. Dua hal ini, dalam pandangannya, akan jadi motor penggerak yang kuat. "Ke depan dengan kebijakan yang semakin sinkron dan ekonomi yang semakin bagus harusnya naik lebih cepat," tambahnya.
Memang, target IHSG di level 9.000 yang ia sebutkan sebelumnya untuk akhir 2025 ternyata meleset. Tapi Purbaya tak menganggapnya sebagai kegagalan. Ia menegaskan bahwa capaian indeks saat ini sudah mencerminkan kondisi riil perekonomian.
"Harusnya kalau kemarin desainnya sesuai dengan desain saya, sekarang (IHSG) sudah 9.000, tapi kan sudah itu (levelnya) sedikit (mendekati 9.000),"
jelasnya.
Artikel Terkait
IHSG Sentuh 8.680 di Pembukaan Perdagangan Awal 2026
Harga Emas Antam Naik Rp 16.000, Pajak Pembelian Dihapus
IHSG 2026: Optimisme Berlanjut, Tapi Waspadai Koreksi di Tengah Jalan
IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Justru Terseret Melemah