IDN Citizen - Pertumbuhan sektor properti di Indonesia mengalami keterbatasan selama periode Pemilu 2024. Dengan sejumlah investor yang masih mengambil sikap "wait and see".
Tak hanya itu, menyusul ketidakpastian politik dan potensi kebijakan yang mungkin mempengaruhi investasi serta keputusan di industri ini.
Sejumlah faktor, termasuk ketidakpastian ekonomi global, kenaikan tingkat suku bunga, dan melemahnya konsumsi, semakin menambah kompleksitas sentimen pasar properti.
Baca Juga: Tren Investasi Properti: Peran Strategis Review Lokasi untuk Keputusan Investasi yang Matang
Investor cenderung memilih untuk menilai hasil Pemilu 2024 sebelum mengambil langkah berikutnya dalam investasi mereka.
Colliers Market Insights Research melaporkan dampak Pemilu 2024 terhadap sektor properti dalam laporan yang dirilis pada awal Desember 2023.
Artikel Terkait
Harga Minyak Diprediksi Tertekan hingga 2026, Baru Pulih Setelahnya
Pasar Tenaga Kerja AS Mandek, Tapi Tingkat Pengangguran Justru Menyusut
Beras untuk Rakyat 2026 Dijamin Aman, Stok Bulog Capai 3,2 Juta Ton
Iran di Ambang Perubahan: Krisis Ekonomi dan Gejolak Sosial Menggerus Fondasi Republik Islam