Ia menegaskan, proses pengiriman ke berbagai titik penyalur akan dipantau ketat. Tujuannya agar tabung lebih mudah dijangkau dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.
Namun begitu, upaya ini tidak bisa berjalan sendirian. Pertamina mengaku telah berkoordinasi dengan pemda, aparat, dan para agen penyalur. Kerja sama ini penting agar distribusi tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku.
Di sisi lain, ada pesan khusus untuk konsumen. Deny mengimbau masyarakat untuk bersikap bijak.
“Mari membeli sesuai kebutuhan saja. Dan yang tak kalah penting, gunakanlah tabung gas ini sesuai peruntukannya,” pungkasnya.
Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan momen sukacita Natal dan Tahun Baru di Sulut tidak terusik oleh kekhawatiran soal ketersediaan bahan bakar untuk memasak.
Artikel Terkait
OJK Beri Tenggat 2029, Emiten Wajib Genjot Free Float ke 15 Persen
Guncang Pasar, Kuota Batu Bara 2026 Dipangkas Hingga 70 Persen
Pakaian Bekas Ilegal Disita Rp 248 M, Pemerintah Genjarkan Razia di Pelabuhan
Investor Global Berebut Proyek PLTN 7 Gigawatt di Indonesia