Nikel
Yang paling terpukul adalah nikel. Harganya anjlok cukup signifikan, tepatnya 2,22 persen. Akibatnya, nilai nikel per tonnya kini hanya USD 14.295. Penurunan ini jadi yang terbesar di antara komoditas lainnya.
Timah
Sementara itu, timah juga ikut-ikutan melemah. Meski tak sedramatis nikel, logam ini tetap kehilangan 0,94 persen nilainya. Pada akhir sesi perdagangan, harga timah tercatat di angka USD 40.947 per ton.
Secara keseluruhan, suasana pasar terlihat gamang. Sentimen negatif sepertinya masih mendominasi, menekan sebagian besar harga komoditas ke zona merah.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak