BPS Sulut Gandeng Media untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

- Selasa, 16 Desember 2025 | 00:18 WIB
BPS Sulut Gandeng Media untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

BPS Sulut Ajak Media Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026

Di Manado, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara baru saja mengadakan pertemuan khusus dengan para awak media. Acara yang digelar Senin (15/2) itu intinya mau ngajak kolaborasi untuk sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 atau SE2026. Jadi, mereka pengin informasi soal sensus besar ini sampai ke masyarakat luas.

Menurut Kepala BPS Provinsi Sulut, Aidil Adha, sensus ini bukan sekadar rutinitas. Ia menyebut SE2026 punya peran krusial untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia, termasuk di Sulut, dalam beberapa tahun ke depan. Data yang dihasilkan nanti, katanya, bakal dipakai banyak pihak.

"SE2026 akan memotret tren perekonomian terkini yang nantinya bisa membantu pelaku usaha mengidentifikasi peluang dan tantangan bisnis ke depan," jelas Aidil.

Nah, di sinilah peran media dinilai sangat besar. Aidil meyakini, keberhasilan sensus ini salah satunya bergantung pada kolaborasi yang solid, termasuk dengan jurnalis. Tanpa dukungan media, informasi penting bisa saja nggak nyampe ke semua lapisan.

Lebih detail, Aidil menyebut data dari SE2026 bakal dimanfaatkan pemerintah, swasta, hingga masyarakat umum. Intinya, untuk bahan perencanaan dan pengambilan keputusan strategis. Jadi, bukan data yang cuma numpuk di rak.

Ada hal menarik lainnya. Ternyata Sulut akan dijadikan basis rebasing oleh BPS. Apa itu? Intinya, akan ada pengambilan data khusus terkait Produk Domestik Bruto (PDB) daerah. Hasilnya diharapkan lebih akurat dan relevan, sehingga benar-benar mencerminkan struktur ekonomi yang sekarang.

Tak cuma angka-angka mentah, SE2026 juga akan menyajikan analisis mendalam. Misalnya, tinjauan soal ekonomi lingkungan, lalu ada juga yang terkait ekonomi digital dan kreatif. Jadi, lebih komprehensif.

Aidil punya tiga kata kunci untuk kesuksesan SE2026: Berkualitas, Bermakna, dan Berdampak.

"Ada tiga indikator kesuksesan SE2026, yaitu Berkualitas, Bermakna dan Berdampak," tegasnya.

Berkualitas itu maksudnya respons masyarakat harus tinggi, cakupannya lengkap, datanya akurat dan relevan. Kalau Bermakna, artinya data itu bisa benar-benar dipakai untuk perencanaan pembangunan dan evaluasi. Bisa jadi acuan buat semua.

"Adapun makna berdampak, SE2026 ini diharapkan meningkatkan perekonomian daerah karena kebijakan pembangunan didasarkan pada data akurat dan mutakhir serta kemajuan potensi ekonomi daerah yang dipetakan dari hasil SE2026," pungkas Aidil menutup penjelasannya.

Jadi, inti pertemuan itu jelas. BPS butuh tangan media untuk menyebarluaskan info, agar partisipasi masyarakat dalam sensus nanti maksimal. Semuanya demi data yang bagus, yang ujung-ujungnya buat kemajuan daerah sendiri.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler