Pasar komoditas Rabu (10/12) kemarin menampilkan pergerakan yang beragam. Ada yang merangkak naik, tak sedikit pula yang melemah. Minyak mentah dan timah berhasil menguat, sementara nasib berbeda dialami batu bara, CPO, dan nikel yang justru terperosok.
Di sektor energi, minyak mentah ditutup menguat. Kenaikan ini dipicu oleh berita yang cukup mengagetkan: AS disebut-sebut menyita sebuah kapal tanker minyak di perairan dekat Venezuela. Aksi itu langsung memicu kekhawatiran soal ketatnya pasokan minyak global dalam waktu dekat.
Mengutip Reuters, kontrak berjangka minyak Brent naik 27 sen atau sekitar 0,4 persen, menjadi USD 62,21 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga ikut terdongkrak 21 sen (0,4 persen) ke level USD 58,46 per barel.
Namun begitu, sentimen positif itu tak menyebar ke semua komoditas. Batu bara, misalnya, justru mencatatkan penurunan. Berdasarkan pantauan di situs Ice Newcastle, harganya anjlok 0,64 persen dan bertengger di angka USD 109,4 per ton.
Artikel Terkait
BCA Pacu Target Kredit 2026, Optimisme Tumbuh Dua Digit Mengintai
IRA-Internet Rakyat Siap Meluncur, Usai Lulus Uji Laik Operasi
MRT Jakarta Melaju ke Tangerang: Kajian Serpong-Balaraja Libatkan Swasta
MRT Bekasi Mulai Bergerak, Pengadaan Tahap Pertama Dimulai Tahun Ini