Di sisi lain, ceritanya agak berbeda untuk IKEA. Pasar furnitur memang masih lesu dan penuh tantangan. Tapi Paulus memastikan, setidaknya ada tren perbaikan yang mulai terlihat sepanjang tahun ini.
Katanya lagi. Strateginya pun berjalan. IKEA terus berupaya menawarkan harga yang lebih terjangkau, menyegar koleksi produk, dan tak lupa menggenjot bisnis makanan serta kanal digital lewat platform e-commerce.
Perusahaan juga tak diam soal penguatan struktur keuangan. Di tengah tahun, tepatnya Juni 2025, mereka menyelesaikan penjualan dua aset properti. Langkah itu jelas memperkuat posisi kas.
Lantas, bagaimana prospek ke depannya? Paulus tampak optimis, meski dengan catatan.
Demikian tutupnya. Jadi, meski laba bersih tahunan anjlok, performa operasional inti justru menunjukkan geliat yang cukup menjanjikan.
Artikel Terkait
Guncangan di OJK: Ketua dan Dua Pejabat Tinggi Mundur Usai Gejolak Pasar
Petinggi OJK Mundur, Tanggung Jawab Moral di Balik Gejolak Pasar Modal
Mahendra Siregar Pamit dari Pucuk OJK, Tanggung Jawab Moral Jadi Alasan
Tiga Pucuk Pimpinan OJK Serahkan Surat Pengunduran Diri