Keputusan penting soal nasib Kilang Tuban bakal diambil dalam waktu dekat. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru-baru ini buka suara, menyebut Final Investment Decision (FID) untuk proyek raksasa itu kemungkinan akan rampung di pertengahan bulan ini. Jadi, tunggu saja kabarnya.
“Rosneft lagi dilakukan pembahasan dengan Pertamina. Nanti di pertengahan bulan ini baru ada keputusan,”
kata Bahlil, usai sebuah acara di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin lalu.
Proyek yang dimaksud adalah Grass Root Refinery Tuban atau GRR Tuban. Sejak awal, ini adalah kerja sama ambisius antara Pertamina dan raksasa energi Rusia, Rosneft, dengan nilai investasi yang fantastis. Lewat skema joint venture, mereka membentuk PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) di akhir 2017. Porsi sahamnya, Pertamina pegang 55 persen, sementara Rosneft menguasai 45 persen sisanya.
Artikel Terkait
Jeffrey Hendrik Ditunjuk Jadi Plt Dirut BEI Gantikan Iman Rachman
BEI Siapkan Pimpinan Sementara Jelang Pembukaan Pasar Senin
Pemerintah Pastikan Bursa Tetap Stabil Meski Ada Rotasi Pucuk Pimpinan
Prabowo Beri Sinyal Keras: Saham Gorengan Tak Akan Ditoleransi