Keputusan penting soal nasib Kilang Tuban bakal diambil dalam waktu dekat. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru-baru ini buka suara, menyebut Final Investment Decision (FID) untuk proyek raksasa itu kemungkinan akan rampung di pertengahan bulan ini. Jadi, tunggu saja kabarnya.
“Rosneft lagi dilakukan pembahasan dengan Pertamina. Nanti di pertengahan bulan ini baru ada keputusan,”
kata Bahlil, usai sebuah acara di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin lalu.
Proyek yang dimaksud adalah Grass Root Refinery Tuban atau GRR Tuban. Sejak awal, ini adalah kerja sama ambisius antara Pertamina dan raksasa energi Rusia, Rosneft, dengan nilai investasi yang fantastis. Lewat skema joint venture, mereka membentuk PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) di akhir 2017. Porsi sahamnya, Pertamina pegang 55 persen, sementara Rosneft menguasai 45 persen sisanya.
Artikel Terkait
APBI Soroti Pemangkasan Produksi Batu Bara 2026, Ancaman PHK dan Guncangan Ekonomi Mengintai
Erajaya Pacu Ekspansi, Bidik Kenaikan Laba 18% dengan Strategi Gaya Hidup dan EV
Trump Tunjuk Kevin Warsh Pimpin Fed, Ekonom Terbelah
Yogya Galang Dana Kreatif, Atasi Rp32 Triliun yang Tidur di Bank