IHSG Pecahkan Rekor, Sentak Level 8.700 untuk Pertama Kalinya

- Senin, 08 Desember 2025 | 11:42 WIB
IHSG Pecahkan Rekor, Sentak Level 8.700 untuk Pertama Kalinya

Pasar saham kita hari ini benar-benar menunjukkan taringnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan sejarah baru dengan mendobrak level psikologis 8.700 untuk pertama kalinya. Pada perdagangan Senin (8/12) menjelang siang, tepatnya pukul 11:29 WIB, IHSG bertengger di 8.708,43. Angka itu mencerminkan kenaikan cukup signifikan, 75 poin atau setara 0,88 persen. Bahkan, indeks sempat menyentuh level tertinggi hari ini di 8.720,09.

Suasana di lantai bursa pun terasa begitu hidup. Aktivitas transaksi berlangsung ramai, dengan total volume perdagangan mencapai 31,22 miliar saham. Nilai transaksinya tidak main-main, menembus Rp 11,59 triliun, yang terjadi dalam 1,6 juta kali frekuensi perdagangan. Ini jelas bukan hari yang biasa.

Jika dilihat dari pergerakan saham secara individual, mayoritas bergerak ke zona hijau. Dari ribuan saham yang diperdagangkan, 383 di antaranya menguat. Di sisi lain, 267 saham tercatat melemah, sementara 150 lainnya stagnan atau flat. Sentimen positif ini juga tercermin dari membesarnya kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia, yang kini sudah menyentuh angka fantastis: Rp 16.043,59 triliun. Minat investor terhadap aset domestik tampaknya sedang berada di puncaknya.

BUMI dan GOTO Pimpin Pergerakan, COIN Tunjukkan Keunikan

Di balik rekor IHSG yang menembus 8.700 tadi, ada beberapa saham yang menjadi motor penggerak utama. Data perdagangan jelang makan siang menunjukkan lima saham dengan nilai transaksi tertinggi, dan hasilnya cukup menarik.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memimpin dengan nilai transaksi Rp 658,7 miliar. Saham tambang batu bara ini diperdagangkan sebanyak 26,8 juta lot dalam lebih dari 52 ribu frekuensi. Sentimen positif di sektor energi masih menjadi pendorong utamanya.

Tak kalah sengit, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menempati posisi kedua. Nilai transaksinya nyaris menyamai BUMI, yakni Rp 648,4 miliar. Yang mencolok adalah volume perdagangannya yang sangat besar, mencapai 94,4 juta lot, menjadikannya salah satu yang paling likuid hari ini.

Posisi ketiga diisi oleh PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dengan catatan Rp 532,2 miliar. Emiten jasa pertambangan ini ditransaksikan 12,3 juta lot dalam 56.500 kali frekuensi.

Di urutan keempat, ada sesuatu yang menarik. Saham PT Mitra Investindo Tbk (COIN) mencatat nilai transaksi tinggi, Rp 453,6 miliar, meski volumenya relatif kecil cuma 1,1 juta lot. Ini menunjukkan dominasi transaksi bernilai besar, dengan frekuensi mencapai 40.200 kali. Pola perdagangannya cukup berbeda dari kebanyakan.

Terakhir, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menutup daftar lima besar dengan nilai transaksi Rp 412,3 miliar. Saham emas ini diperdagangkan 3,1 juta lot, mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap logam mulia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar