Buat sebagian orang, air keran mungkin soal sepele. Tinggal buka kran, air mengalir. Tapi buat warga RT 03 dan RT 10 RW 08 di Kelurahan Semanan, Jakarta Barat, ceritanya beda. Mereka sempat jungkir balik soal air bersih. Jaringan pipa yang ada? Belum cukup. Jangankan untuk mandi, untuk minum aja kadang was-was.
Nah, PAM JAYA akhirnya turun tangan. Mereka membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Portabel di Semanan. Peresmiannya cukup ramai. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, ikut hadir. Bentuk dukungan, katanya, buat ningkatin layanan dasar warga.
IPA portabel ini sebenernya bukan proyek dadakan. Awalnya, tim PAM JAYA turun ke lapangan, ngobrol sama warga, dan ngecek kondisi. Mereka sadar, pemukiman di sini benar-benar nggak punya suplai dari jaringan lain. Makanya, butuh tambahan instalasi biar air berkualitas bisa terus ada. Nggak cuma numpang lewat.
Air bakunya diambil dari dua sumber: Anak Kali Semanan dan Waduk Aseni. Lumayan, setidaknya ada cadangan. Dengan dua sumber itu, IPA portabel ini diharapkan bisa kasih akses air yang lebih layak. Bukan sekadar ada air, tapi air yang layak pakai.
Soal kapasitas, ada dua unit IPA portabel. Totalnya 4 liter per detik. Rinciannya gini: 2 liter per detik dari unit yang dipindah dari Penjaringan, dan 2 liter per detik lagi dari unit baru yang dibangun tahun 2025-2026. Yang baru ini yang diresmikan sekarang.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, bilang begini:
“Yang kami lakukan hari ini berangkat dari kebutuhan warga. IPA portabel ini jadi solusi adaptif buat mastiin masyarakat tetap dapet akses air yang layak, terutama di wilayah yang belum terjangkau secara optimal oleh jaringan eksisting.”
Dia juga nambahin, air yang dihasilkan udah sesuai standar Permenkes No. 2 Tahun 2023. Jadi aman buat dipake sehari-hari. Malah, kata Arief, ini juga bisa jadi solusi darurat kalau lagi krisis air.
Dengan kapasitas segitu, fasilitas ini diperkirakan bisa melayani sekitar 295 sambungan rumah. Fokusnya di RW 08, khususnya RT 03 dan RT 10. Dampaknya? Ya, langsung ke kualitas hidup warga. Nggak perlu lagi antre atau beli air galon mahal-mahal.
Sementara itu, Wakil Gubernur Rano Karno juga ngasih dukungan penuh. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, katanya, ngelihat inisiatif ini sebagai solusi yang cepat dan tepat. Nggak cuma soal air, tapi juga soal kolaborasi. Biar pelayanan publik bisa nyampe ke semua warga secara merata.
PAM JAYA sendiri udah berkomitmen. Mereka bakal terus bikin inovasi layanan yang adaptif, inklusif, dan yang paling penting berorientasi sama kebutuhan masyarakat. Bukan cuma proyek seremonial doang.
Artikel Terkait
Polres Lebak Hentikan Kasus Dugaan Sodomi Bocah Disabilitas karena Pelaku Alami Gangguan Jiwa
Kim Jong Un Puji Pasukan Korea Utara yang Tewas di Ukraina, Sebut Mereka Pahlawan
Adelia Rifani, Korban Kecelakaan KA di Bekasi, Dikenal Supel dan Pecinta 15 Kucing
Trump Peringatkan Iran soal Kesepakatan Nuklir, Unggah Foto AI ‘No More Mr Nice Guy’