murianetwork.com - Proyek smelter tembaga anyar tengah dikebut di kawasan Provinsi Jawa Timur (Jatim).
Diprediksi akan tuntas pada tahun 2024, proyek smelter tembaga anyar ini menyita perhatian warga lokal di Jawa Timur.
Hal yang patut menjadi perhatian khususnya lahan yang diuruk oleh proyek smelter tembaga anyar ini mencapai ratusan hektare.
Dilansir murianetwork.com dari laman ptfi.co.id, berikut ini ulasan terkait pembangunan smelter tembaga di Jawa Timur.
Proyek smelter ini menjadi pabrik pemurnian dan pengolahan konsentrat tembaga kedua, milik PT Freeport Indonesia.
Lahan yang diuruk untuk pembangunan smelter ini mencapai 100 hektare di wilayah Provinsi Jawa Timur.
Tepatnya, lokasi pembangunan smelter milik PT Freeport Indonesia ini di kawasan Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Proyek yang sudah dinantikan oleh pemerintah untuk memuluskan hilirisasi tembaga di dalam negeri.
Smelter baru ini diproyeksikan untuk mengolah dan memurnikan konsentrat tembaga per tahun.
Sementara itu, Smelter Manyar ini diproyeksikan dapat menghasilkan 50 ton emas dan 210 ton perak per tahun.
Output yang dihasilkan mencapai 942.000 ton katoda tembaga per tahun.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
BRI Salurkan 5.000 Lebih Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia saat Idul Adha
BEI Pindahkan GOTO dan BELI ke Papan Pengembangan, 26 Saham Naik Kelas ke Papan Utama
Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun saat Iduladha, Antam Terkoreksi ke Rp2,897 Juta per Gram
Chandra Asri Resmi Kelola Pelabuhan Cilegon Selama 56 Tahun