Pertanyaan selanjutnya, siapa yang memegang kendali atas BOGA?
Berdasarkan data per 31 Oktober 2025, pengendali saham utamanya adalah PT Falcon Asia Investama. Entitas ini memegang sekitar 1,12 miliar saham atau setara 29,5% dari total saham yang beredar. Sementara itu, publik menguasai porsi mayoritas, yakni 70,5%.
Ujung-ujungnya, pemilik manfaat akhir dari kepemilikan saham BOGA adalah Franky Hendrawan Utomo. Dialah sosok di balik perusahaan pengendali saham tersebut. Falcon Asia Investama sendiri dimiliki oleh dua perusahaan lain, yang hampir seluruh sahamnya juga dikuasai oleh Franky Hendrawan.
Bagaimana kinerja sahamnya di pasar? Pada Selasa, 2 Desember 2025, saham BOGA ditutup menguat 0,95% di level Rp1.060 per saham. Yang cukup fenomenal, dalam sebulan terakhir, saham ini tercatat telah melonjak lebih dari 115%. Sebuah pertumbuhan yang luar biasa.
Jadi, begitulah profil singkat BOGA. Dari perusahaan dagang umum, belok menjadi pemain serius di industri otomotif, dengan kinerja saham yang sedang menjadi sorotan.
Artikel Terkait
Pemerintah Kejar Target Bersih-Bersih Lumpur Sebelum Ramadan Tiba
Rupiah Terperosok Lagi, Investor Asing Serbu Keluar dari SBN
TRIN Lepas Saham Treasury Rp57 Miliar di Tengah Tekanan Harga
OJK Bongkar Delapan Pelanggaran Serius Dana Syariah Indonesia, Lapor ke Bareskrim