Ratusan ribu penumpang di Tokyo harus menghadapi kekacauan pagi itu. Gara-garanya, pemadaman listrik mendadak melumpuhkan jaringan kereta api ibukota Jepang. Dua jalur vital, Yamanote dan Keihin-Tohoku milik JR East, terpaksa berhenti total. Gangguan ini berlangsung cukup lama, nyaris sembilan jam sejak Jumat (16/1/2025) pagi.
Bayangkan saja, dua jalur yang melayani stasiun-stasiun tersibuk di dunia itu mendadak diam. Menurut operator, sekitar 673.000 orang terdampak langsung. Stasiun-stasiun yang biasanya jadi urat nadi pergerakan warga Tokyo mendadak penuh sesak oleh orang-orang yang bingung menunggu kepastian.
Lalu, apa penyebabnya? Menurut penjelasan JR East, masalah berawal dari pekerjaan pemeliharaan rutin semalaman di Stasiun Tamachi. Tapi, usai pekerjaan selesai, aliran listrik gagal pulih seperti seharusnya. Akibatnya, pagi harinya, kedua jalur itu tak mendapat pasokan listrik sama sekali.
Artikel Terkait
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pejaten, Diduga Ditinggalkan Zidan
Geely Uji SUV Off-Road Baru, Bakal Tandingi Land Rover Defender pada 2026
AS dan Israel Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Khamenei; Krisis Global Membayang
Menteri AS Klaim Kapal Selamnya Tenggelamkan Kapal Perang Iran, Sri Lanka Bantah