SLIS: Dari Kipas Angin hingga Motor Listrik, Ini Profil Emiten yang Lagi Naik Daun

- Senin, 08 Desember 2025 | 18:40 WIB
SLIS: Dari Kipas Angin hingga Motor Listrik, Ini Profil Emiten yang Lagi Naik Daun

Bagi yang melirik saham SLIS, mungkin bertanya-tanya: sebenarnya perusahaan ini bergerak di bidang apa, sih? Nah, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk, itulah nama lengkapnya. Intinya, mereka main di sektor barang konsumen non-primer, dengan fokus utama pada dua hal: perdagangan komponen elektronik dan yang belakangan makin ramai penjualan kendaraan listrik.

Kalau dengar merek "Slis", itu produk mereka. Perusahaan ini memproduksi sepeda dan motor listrik. Tapi jangan salah, bisnisnya nggak cuma sampai situ. Di lini produk lain, mereka juga menghasilkan kipas angin dan lampu.

Menurut informasi dari laman resmi perusahaan, Gaya Abadi Sempurna sudah berdiri sejak 1996. Namun, cerita soal kendaraan listrik baru dimulai belasan tahun kemudian. Tepatnya di 2008, perseroan mulai serius melakukan riset untuk mengembangkan produk elektronik dan kendaraan bertenaga listrik.

Perjalanan itu berlanjut. Tiga tahun setelahnya, pada 2011, SLIS mulai mengimpor dan memperdagangkan bahan baku serta barang setengah jadi. Material ini digunakan untuk sparepart produk elektronik, sepeda listrik, dan sepeda biasa. Di periode inilah mereka mulai merintis usaha perakitan kendaraan listrik.

Kini, ragam produk kendaraan listrik mereka cukup beragam. Mulai dari e-moped (sepeda motor berpedal), sepeda listrik, motor listrik, hingga alat transportasi personal dan kendaraan untuk keperluan khusus. Jangkauan operasinya pun lumayan luas, tersebar di 11 wilayah di Indonesia.

Untuk mendukung bisnisnya, SLIS didukung oleh satu anak perusahaan, PT Juara Bike. Selain kendaraan listrik, nama "Juara" juga dipakai untuk produk bohlam lampu dan kipas angin mereka.

Lalu, siapa yang pegang kendali sahamnya?

Berdasarkan laporan per 31 Oktober 2025, pengendali utamanya adalah PT Selis Investama Indonesia. Mereka memegang sekitar 1,12 miliar saham, atau setara 45,67% dari total.

Pemegang saham mayoritas lainnya adalah Tjoa King Hoa, dengan kepemilikan sekitar 179 juta saham (7,31%). Sementara itu, publik memegang porsi yang cukup signifikan, yakni 47,02% atau sekitar 1,15 miliar saham.

Adapun penerima manfaat akhir, atau pemilik perusahaan ini, adalah Tjoa King Hoa itu sendiri. Saat ini, ia menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Gaya Abadi Sempurna Tbk.

SLIS sendiri telah melantai di bursa sejak 2019. Kala itu, mereka melepas 500 juta saham perdana dengan harga penawaran Rp115 per lembar. Hasilnya? Perusahaan berhasil mengumpulkan dana segar sekitar Rp57,50 miliar.

Bagaimana kinerja sahamnya belakangan? Pada perdagangan Senin, 8 Desember 2025, SLIS ditutup menguat di level Rp105 per saham. Kenaikannya cukup tajam, 19,32% dari harga pembukaan. Bahkan, dalam sebulan terakhir, saham ini telah naik lebih dari 30%.

Jadi, itulah profil singkat SLIS. Dari produsen komponen elektronik, mereka berkembang menjadi pemain di industri kendaraan listrik yang sedang naik daun.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar