Di tengah hiruk-pikuk pasar modal, ada gerakan menarik dari internal PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk, atau yang lebih dikenal sebagai operator rumah sakit Primaya. Jajaran komisarisnya baru saja melakukan pembelian saham perusahaan. Ini murni langkah investasi pribadi, bukan aksi korporat.
Yang menarik perhatian adalah besarnya transaksi. Komisaris Utama, Yos Effendi Susanto, tak tanggung-tanggung membeli 3,35 juta saham PRAY. Aksi beli ini terjadi pada 18 November 2025 dengan harga Rp795 per lembar saham. Kalau dihitung-hitung, total dana yang ia gelontorkan mencapai Rp2,66 miliar. Cukup signifikan.
Leona Agustine Karnali, selaku Direktur Primaya yang bertindak sebagai penerima kuasa, membenarkan transaksi tersebut.
"Aksi ini merupakan transaksi pribadi," tegas Leona melalui keterbukaan informasi yang dirilis Selasa (25/11/2025).
Sebelum pembelian besar ini, kepemilikan saham Yos Effendi tercatat sebanyak 414 juta saham. Setelah transaksi, jumlahnya melonjak menjadi 418 juta saham. Dengan kata lain, porsinya naik sedikit, dari 0,82% menjadi 0,84%.
Artikel Terkait
Trump Panggil Raksasa Minyak, Tawarkan Venezuela dengan Garansi 100 Miliar Dolar
MIND ID dan Pertamina Pacu Hilirisasi Batu Bara untuk Tekan Impor LPG
Bencana Akhir Tahun: 189 Ribu Rumah Rusak di Aceh hingga Sumatera
Menabung 100 Juta Sehari, Butuh 308 Juta Tahun untuk Mengejar Elon Musk