RAJA Pacu Ekspansi, Saham Melonjak 5% di Awal Pekan

- Senin, 24 November 2025 | 11:10 WIB
RAJA Pacu Ekspansi, Saham Melonjak 5% di Awal Pekan

Harga saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melonjak hampir 5 persen di perdagangan Senin (24/11), mencuri perhatian pasar. Pemicunya, perusahaan ini baru saja mengumumkan serangkaian langkah ekspansi yang cukup ambisius.

Intinya, RAJA sedang aktif mengakuisisi sejumlah perusahaan di sektor midstream dan upstream. Menurut analis, langkah korporasi ini bukan sekadar wacana, tapi benar-benar berpotensi mendongkrak laba dalam beberapa tahun ke depan.

Juan Harahap, seorang analis dari Samuel Sekuritas Indonesia, membeberkan analisisnya. Dalam riset bertajuk "RAJA: New Deals, New Projects, New Growths", ia menyoroti akuisisi RAJA terhadap dua entitas dari Hafar Group.

"Akuisisi midstream Hafar-Group diperkirakan akan meningkatkan laba bersih tahun 2025-26F sebesar 12-22 persen,"

Lebih rinci, Juan memprediksi langkah ini bisa menyuntikkan tambahan laba bersih sekitar USD4 juta di tahun 2025. Angkanya bahkan diproyeksikan melonjak hingga USD12 juta setahun setelahnya. Akuisisi 49 persen saham PT Hafar Daya Konstruksi dan PT Hafar Daya Samudera yang dilakukan Agustus lalu dinilai bakal memperkuat struktur bisnis energi mereka.

Tapi itu belum semuanya. Di sisi lain, manajemen RAJA juga dikabarkan sedang menjajaki akuisisi kepemilikan minoritas di sebuah blok migas bernilai tinggi di dalam negeri. Mereka optimis transaksi ini bisa tuntas tahun depan, dengan harapan kontribusi pendapatannya mulai terasa di tahun 2026.

Pipeline proyek midstream baru mereka juga terlihat solid. Ada pembangunan pipa bahan bakar di Kalimantan Timur yang ditargetkan beroperasi akhir 2027. Belum lagi fasilitas kompresor di Sengkang yang proyeksinya lebih cepat, yakni kuartal IV 2025.

"Kontribusi dari proyek-proyek tersebut diperkirakan menambah pendapatan USD 10 hingga 11 juta pada 2026,"

Portofolio mereka di sektor LNG pun tak ketinggalan. Rencananya meliputi akuisisi perusahaan perdagangan gas di Banten, penambahan dua LNG carrier, satu VLGC, plus studi kelayakan untuk terminal LNG di Banten dan Kalimantan. Semua ini, kata Juan, adalah bagian dari strategi jangka menengah untuk membangun rantai pasok energi yang benar-benar terintegrasi, dari hulu ke hilir.

Melihat prospek yang begitu cerah, Samuel Sekuritas pun mengambil langkah. Mereka menaikkan target harga saham RAJA.

"Kami menaikkan target saham (TP) pada 2025 sebesar Rp7.000 per saham,"

Pada pukul 09:34 WIB, saham RAJA memang tercatat menguat 4,89 persen ke level Rp5.150. Sebuah awal yang positif untuk sebuah rencana besar.

Perlu diingat, keputusan investasi tetaplah sepenuhnya ada di tangan investor.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar