FAKTA PRODUKSI:
Suzuki Fronx memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 63%, sementara Suzuki Satria mencapai TKDN 82%. Kedua model diproduksi di fasilitas Suzuki di Cikarang dan Tambun, Bekasi.
Amano menambahkan, "Setiap unit yang kami kirimkan ke pasar mancanegara adalah representasi kompetensi industri serta kepercayaan terhadap kualitas tenaga kerja Indonesia."
Sejarah ekspor Suzuki Indonesia telah dimulai sejak puluhan tahun lalu. Untuk kendaraan roda empat, ekspor dimulai pada 1993 dengan akumulasi pengiriman mencapai 800.000 unit. Sementara untuk sepeda motor, ekspor berjalan sejak 1994 dengan total realisasi mencapai 1,5 juta unit.
"Ekspor ini tidak hanya memperluas jejak bisnis global Suzuki, tetapi juga memberikan multiplikasi manfaat ekonomi bagi ekosistem pemasok lokal, sumber daya manusia, hingga perekonomian nasional," papar Amano.
Keberhasilan program ekspor ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi strategis Suzuki di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mengukuhkan reputasi industri otomotif nasional di kancah global.
Disusun oleh: Tim Redaksi
Artikel Terkait
Bulog Siapkan Satu Juta Ton Beras Premium untuk Ekspor ke Pasar ASEAN
Target Pajak 2025 Meleset, Pemerintah Diduga Pakai Jurus Super Maut
Tamagotchi Paradise Cetak Rekor, Gen Z dan Nostalgia Kidult Jadi Pendorong Utama
Huntara Korban Bencana di Aceh dan Tapsel Dikebut, Target Selesai Sebelum Ramadan