Perbedaan Hajar Kanan dan Hajar Kiri
Kebalikan dari Hajar Kanan adalah Hajar Kiri. Jika Haka adalah beli di harga offer, maka Hajar Kiri adalah menjual saham langsung pada harga permintaan (bid) yang tersedia.
Strategi Hajar Kiri biasanya dilakukan ketika investor ingin segera melepas sahamnya, seringkali saat tekanan jual di pasar sedang tinggi, dengan mengorbankan selisih harga untuk kepastian eksekusi yang cepat.
Contoh Transaksi Hajar Kanan
Misalnya, orderbook saham BMRI menunjukkan struktur harga sebagai berikut:
Kolom Bid (Beli / Kiri):
- Rp 4.820 (100 lot)
- Rp 4.815 (150 lot)
Kolom Offer (Jual / Kanan):
- Rp 4.825 (200 lot)
- Rp 4.830 (300 lot)
Jika Anda melakukan Hajar Kanan, Anda akan membeli saham tersebut langsung di harga Rp 4.825 (harga penawaran terendah) atau bahkan Rp 4.830, tanpa menunggu di antrian bid. Dengan ini, pesanan Anda langsung terpenuhi.
Kesimpulan
Hajar Kanan adalah strategi trading yang mengutamakan kecepatan dan kepastian dalam mendapatkan saham, dengan cara membeli langsung di harga penawaran. Strategi ini cocok untuk situasi mengejar momentum bullish, sementara Hajar Kiri digunakan untuk cepat keluar dari saham, biasanya di saat bearish. Pemahaman tentang kedua strategi ini akan membantu investor dalam mengambil keputusan transaksi yang lebih tepat.
Artikel Terkait
Empat Emiten Lepas Status Papan Khusus, Perdagangan Kembali Normal Pekan Depan
Menteri Keuangan Bahas Insentif untuk Merger Tiga Anak Usaha Pertamina
Pemerintah Suntik Napas Segar, Bunga KUR Nol Persen untuk Korban Banjir Sumatera
IHSG Sentuh Zona Hijau di Penutupan Akhir Pekan