Laba CPIN Tumbuh 41% Hingga Kuartal III 2025, Ini Pendorong Utamanya
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menunjukkan kinerja keuangan yang solid pada periode sembilan bulan pertama tahun 2025. Perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan sebesar 41 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), naik dari Rp2,39 miliar menjadi Rp3,37 miliar. Pencapaian ini terutama didorong oleh efisiensi biaya dan momentum pemulihan harga live bird serta day old chick (DOC) di kuartal ketiga.
Di sisi pendapatan, CPIN mencatat kenaikan yang lebih moderat sebesar 1,8 persen YoY menjadi Rp50,6 triliun hingga kuartal III 2025. Kontributor utama pertumbuhan pendapatan berasal dari segmen pakan ternak (feed) yang melonjak 20,2 persen YoY menjadi Rp14,44 triliun, diikuti oleh penjualan DOC yang naik tajam 30,7 persen YoY menjadi Rp2,32 triliun. Segmen bisnis lainnya juga tumbuh sebesar 3,92 persen YoY.
Meski demikian, terdapat tekanan kinerja pada dua segmen penting. Penjualan broiler tercatat mengalami penurunan sebesar 4,29 persen secara tahunan, sementara penjualan processed chicken atau ayam olahan turun lebih dalam sebesar 10,91 persen YoY.
Artikel Terkait
Analis Prediksi Harga Minyak Bisa Tembus US$116 per Barel Pekan Depan
OPEC+ Naikkan Kuota Produksi, Namun Gangguan di Selat Hormuz Hambat Realisasi
Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Jasa Instalasi Perairan untuk Ekspansi Migas
Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan