Bunga Telang: Dari Pewarna Makanan Jadi Penjaga Mata di Era Digital

- Selasa, 06 Januari 2026 | 04:06 WIB
Bunga Telang: Dari Pewarna Makanan Jadi Penjaga Mata di Era Digital

Di era digital ini, mata kita seolah tak pernah istirahat. Layar ponsel, komputer, dan televisi membuatnya lelah, kering, dan kadang penglihatan jadi buram. Makanya, nggak heran kalau banyak orang mulai beralih ke cara-cara alami untuk menjaga kesehatan mata, tak cuma mengandalkan obat tetes atau pil. Nah, salah satu yang sedang naik daun adalah bunga telang. Bunga biru terang yang biasanya cuma jadi pewarna makanan ini, ternyata punya reputasi lain: ia disebut-sebut bisa jadi teman baik untuk mata kita.

Bukan Sekadar Bunga Biru Biasa

Bunga telang, atau Clitoria ternatea, itu tanaman merambat yang mudah banget ditemui di daerah tropis seperti Indonesia. Warnanya biru keunguan yang mencolok, bentuknya unik, dan sering menghiasi pagar atau pekarangan rumah. Kalau soal masak-memasak, kita pasti udah familiar lihatnya jadi pewarna alami untuk nasi atau minuman, memberikan warna biru alami tanpa bahan kimia.

Tapi sejarahnya lebih dari sekadar penghias makanan. Dalam pengobatan tradisional Asia, bunga ini sudah dipakai sejak lama. Ia dipercaya punya efek menenangkan dan menyegarkan tubuh. Kini, seiring tren hidup kembali ke alam, bunga telang kembali dilirik. Tak cuma cantik dipandang, ia juga punya segudang khasiat yang menjanjikan.

Apa Sih yang Ada di Dalamnya?

Manfaat bunga telang tentu berasal dari kandungan senyawa aktif di dalamnya. Yang utama adalah antosianin, pigmen pemberi warna biru itu, yang dikenal sebagai antioksidan kuat. Senyawa ini membantu melawan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel tubuh, termasuk sel-sel di mata kita.

Lalu ada flavonoid, yang punya sifat antiradang dan juga antioksidan. Kandungan ini berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah kecil di mata, sehingga aliran darah dan nutrisi ke jaringan mata tetap lancar. Tak ketinggalan, senyawa fenolik juga ada di sana, berperan melawan stres oksidatif dan memperlambat proses penuaan sel, khususnya pada lensa dan retina.

Terakhir, ada saponin dan tanin. Keduanya dikenal punya sifat antiradang dan antimikroba, yang membantu menjaga keseimbangan dan melindungi jaringan dari peradangan ringan.

Benarkah Baik untuk Mata? Ini Kata Penelitian


Halaman:

Komentar