Elon Musk baru-baru ini membuat pengumuman penting lewat akun X-nya. Perusahaan neurosains miliknya, Neuralink, bakal memulai produksi massal untuk implan otak mereka tahun ini. Kabar ini ia sampaikan di penghujung tahun, tepatnya Rabu lalu.
Yang menarik, Musk juga menyebut bahwa proses penanaman chip nantinya akan menggunakan prosedur bedah robotik yang sepenuhnya otomatis. Ini tentu sebuah lompatan besar dari metode sebelumnya.
Lalu, untuk apa sebenarnya teknologi mutakhir ini? Intinya, implan ini dirancang sebagai solusi bagi mereka yang hidup dengan kondisi berat, misalnya akibat cedera tulang belakang. Tujuannya jelas: mengembalikan kemandirian.
Kemampuannya bukan sekadar teori. Pasien pertama Neuralink sudah membuktikannya. Cukup dengan kekuatan pikiran, ia bisa melakukan banyak hal yang sebelumnya mustahil.
Ia bisa main game, berselancar di internet, bahkan mengetik dan menggerakkan kursor komputer. Sungguh luar biasa.
Artikel Terkait
Jejak Purba di Batu: Kisah di Balik Fosil yang Membisu
Lenovo Pasang Kuda-Kuda di Indonesia, Dukung Kedaulatan Data dan AI Lokal
Danau Eyre Terbelah Dua, Warna Airnya Bak Dua Dunia Berbeda
ROG Gempur CES 2026: Laptop Dua Layar hingga Kolaborasi Eksklusif dengan Kojima