Netflix Siap Rogoh Rp 1.379 Triliun untuk Akuisisi Warner Bros.

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 07:48 WIB
Netflix Siap Rogoh Rp 1.379 Triliun untuk Akuisisi Warner Bros.

Raksasa streaming Netflix baru saja mengumumkan langkah besar yang bakal mengguncang industri hiburan. Mereka sepakat membeli Warner Bros. dengan nilai fantastis: 82,7 miliar dolar AS. Kalau dirupiahkan, angkanya nyaris Rp 1.379 triliun. Tapi, jangan bayangkan transaksi ini terjadi besok. Semuanya baru akan berjalan setelah Warner Bros. resmi berpisah dari Discovery, yang rencananya tuntas di kuartal ketiga 2026.

Kalau jadi, Netflix bukan cuma dapat studio film legendaris itu. Mereka juga akan menguasai HBO dan HBO Max, plus segudang waralaba populer. Bayangkan, dari dunia sihir Harry Potter, epik Game of Thrones, sampai jagat pahlawan DC Comics, semuanya bisa jadi dalam satu genggaman.

"Dengan menyatukan koleksi luar biasa Warner Bros. mulai dari karya klasik macam Casablanca hingga fenomena masa kini seperti Harry Potter dan Friends dengan judul-judul Netflix yang membentuk budaya, kami akan bisa mewujudkannya dengan lebih baik," ujar Ted Sarandos.

Kata Sarandos, penggabungan ini bakal memberi mereka kemampuan lebih besar untuk menghadirkan cerita terbaik bagi penonton di seluruh dunia.

Menurut laporan, Netflix harus bersaing ketat untuk mendapatkan aset ini. Mereka berhasil mengalahkan tawaran dari Comcast dan Paramount. Paramount, yang baru saja merger dengan Skydance, dikabarkan sempat mengajukan tiga penawaran tapi gagal. Raksasa teknologi lain seperti Amazon dan Apple juga sempat melirik, tapi akhirnya tidak melanjutkan.

Nah, buat yang khawatir bakal ada perubahan drastis, Netflix bilang mereka tak punya rencana seperti itu. Operasional Warner dijanjikan akan berjalan seperti biasa. HBO dan HBO Max akan tetap hidup sebagai layanan pelengkap Netflix. Untuk film-film Warner yang tayang di bioskop? Itu juga akan tetap berjalan mandiri.

Namun begitu, jalan menuju akuisisi ini masih panjang dan berliku. Netflix paham betul proses regulasi bakal jadi tantangan besar. Mereka bahkan disebut-sebut berkomitmen membayar denda putus kontrak sebesar 5 miliar dolar AS sekitar Rp 83 triliun kalau regulator akhirnya menolak transaksi ini.

Di sisi lain, Warner Bros. Discovery sendiri sudah menyatakan kesiapan untuk dijual mulai Oktober 2025 mendatang. Mereka sebelumnya telah mengumumkan rencana memisahkan lini usaha studio dan streaming dari bisnis kabelnya. Perlu dicatat, Netflix cuma membidik bisnis studio dan streamingnya saja. Aset seperti CNN, TNT Sports, dan saluran-saluran Discovery tidak termasuk dalam paket kesepakatan ini.

Proses pemeriksaan diperkirakan akan sangat ketat. Departemen Kehakiman AS pasti akan meninjau transaksi raksasa ini dengan mikroskop. Situasi politik juga berperan.

CNBC melaporkan, berdasarkan sumber seorang pejabat senior, pemerintahan Donald Trump menunjukkan skeptisisme berat terhadap kesepakatan ini.

Sementara dari kubu lain, Senator Elizabeth Warren dengan lantang menyebut akuisisi tersebut sebagai ancaman monopoli yang serius.

Jadi, meski pengumumannya sudah beredar, cerita tentang akuisisi ini masih jauh dari kata akhir. Masih ada banyak bab yang harus ditulis sebelum kita benar-benar melihat Harry Potter dan Stranger Things berada di bawah satu atap yang sama.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar