AI Cloud yang Terjangkau untuk Semua Kampus
Menyadari kendala biaya yang dihadapi banyak kampus, Indosat menawarkan solusi AI Cloud. Dengan solusi ini, kampus tidak perlu menginvestasikan dana besar untuk membeli server fisik. Indosat bahkan menyediakan free token GPU bagi beberapa kampus sebagai modal awal untuk mengeksplorasi AI, sehingga transformasi digital dapat diakses oleh perguruan tinggi kecil dan di daerah.
"Kita membutuhkan talenta dengan latar belakang dan kemampuan di bidang AI. Tanpa teknologi, kita akan sulit bersaing dengan negara lain dan memanfaatkan keunggulan demografi," tegas Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat.
Rangkaian Sesi dalam Indonesia AI Day
Acara Indonesia AI Day for Higher Education terbagi ke dalam beberapa sesi penting:
- CxO Power Breakfast: Diskusi dengan Rektor dan Wakil Rektor tentang mempersiapkan mahasiswa untuk pekerjaan masa depan.
- Plenary Session: Fokus pada penciptaan pengalaman mahasiswa yang personal, efisien, dan aman.
- Talkshow Session: Membahas keseimbangan antara tradisi akademik dan adopsi teknologi AI.
- Expert Session: Perancangan strategi untuk universitas masa depan yang adaptif dan berbasis teknologi.
- Special Insight: Pembahasan studi kasus integrasi AI dari BINUS University.
- Featured Session: Menyoroti pentingnya keamanan siber dalam ekosistem digital kampus.
Indosat sebagai Enabler Digitalisasi Kampus
Indosat berkomitmen untuk menjadi enabler dengan pendekatan shared infrastructure. "Membangun teknologi di kampus itu mahal jika dilakukan sendiri. Karena itu, kami hadir dengan sistem infrastruktur yang dibagi bersama," jelas Buldansyah. Pendekatan ini membuat implementasi teknologi menjadi lebih terjangkau.
Indosat telah mendampingi berbagai perguruan tinggi, termasuk PTAIN dan PTKIN, dalam perjalanan transformasi digital mereka. Melalui Indonesia AI Day, diharapkan kolaborasi antara industri, akademisi, dan pakar global dapat memacu modernisasi kampus secara menyeluruh, meningkatkan daya saing pendidikan tinggi Indonesia di kancah global.
Artikel Terkait
Prancis Siap Cabut Akses Media Sosial untuk Remaja di Bawah 15 Tahun
Smartphone di Tangan Bocah 12 Tahun: Risiko Gangguan Tidur dan Obesitas Melonjak
Umpatan Ternyata Bisa Jadi Bahan Bakar Ekstra Saat Olahraga
Tiga Jalan Menuju Pensiun Bermartabat: Pilihan Krusial untuk Masa Depan ASN