Piutang Pembiayaan Multifinance Tembus Rp507,14 Triliun di September 2025
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance tumbuh 1,07 persen year-on-year (yoy) pada September 2025, mencapai Rp507,14 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pembiayaan modal kerja yang mencapai 10,61 persen yoy.
Profil Risiko Perusahaan Pembiayaan Tetap Terjaga
Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman, menyatakan profil risiko sektor multifinance tetap sehat. Rasio Non Performing Financing (NPF) gross tercatat sebesar 2,47 persen, sementara NPF net berada di level 0,84 persen, turun tipis dari Agustus 2025 yang sebesar 0,85 persen.
Gearing ratio perusahaan pembiayaan juga stabil di angka 2,17 kali, masih jauh di bawah batas maksimum yang ditetapkan sebesar 10 kali. Hal ini menunjukkan kesehatan finansial yang baik dari industri multifinance.
Artikel Terkait
Menteri ESDM Imbau Masyarakat Tenang, Stok BBM Nasional Masih Aman
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik Lebaran 2026 Laris, Okupansi Lampaui 100%
TAUD Kecam Konferensi Pers TNI, Penjelasan Kasus Andrie Yunus Dinilai Tak Sentuh Substansi
Komnas HAM Belum Ambil Sikap, Proses Penyidikan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Berlanjut