Pembakaran Waterpark Kangean Sumenep: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini 2024

- Kamis, 06 November 2025 | 09:20 WIB
Pembakaran Waterpark Kangean Sumenep: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini 2024
Pembakaran Waterpark Kangean Sumenep: Kronologi dan Kondisi Terkini

Pembakaran Waterpark di Kangean Sumenep Dipicu Kabar Penangkapan Nelayan

Sebuah aksi pembakaran terjadi di kawasan waterpark Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa malam. Insiden ini berawal dari kesalahpahaman warga mengenai kabar penangkapan sejumlah nelayan oleh aparat keamanan.

Sebelum melakukan pembakaran, massa terlebih dahulu mendatangi Mapolsek Kangean untuk meminta klarifikasi. Mereka ingin memastikan informasi tentang penangkapan nelayan yang disebut sebagai provokator aksi pengusiran kapal milik perusahaan KEI yang sedang uji seismik.

Karena tidak puas dengan penjelasan polisi, massa kemudian bergerak ke waterpark yang berjarak sekitar 900 meter dari Mapolsek. Mereka membakar sejumlah bagian di area depan lokasi wisata tersebut.

Penjelasan Kapolres Sumenep Soal Penangkapan Nelayan

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, menegaskan bahwa kabar penangkapan nelayan tidak benar. Menurutnya, aparat hanya mengamankan beberapa warga untuk dimintai keterangan, bukan menahan mereka.

"Memang ada masyarakat yang diamankan, tetapi bukan ditangkap atau ditahan. Mereka hanya diminta klarifikasi dan kemudian dikembalikan setelah diberi pemahaman agar tidak berbuat anarkis," kata Rivanda pada Rabu.

Dia juga memastikan bahwa yang dibakar adalah waterpark, bukan kantor polisi. "Yang dibakar itu waterpark, bukan Polsek. Saya lihat sendiri ada kayu dan baliho di depan area waterpark yang sempat dibakar," ujarnya.

Situasi Kini di Pulau Kangean Sudah Kondusif

Keadaan sempat memanas sekitar pukul 21.00 WIB, namun berhasil dikendalikan melalui pendekatan persuasif. Rivanda menyatakan bahwa massa telah membubarkan diri pada pukul 21.30 WIB hingga 22.00 WIB.

Pascakejadian, aparat gabungan dari Polres Sumenep dan Kodim 0827/Sumenep melakukan patroli bersama untuk memastikan keamanan. Hingga Rabu pagi, situasi di Pulau Kangean dilaporkan telah kondusif dan tidak ada lagi kerumunan warga.

Penyelidikan dan Imbauan Kapolres

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi dan rekaman video untuk mengetahui kronologi lengkap insiden ini.

Kapolres Rivanda mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan menyampaikan aspirasi melalui jalur yang benar. Kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar