Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Respons Permintaan Maaf Menkeu, Fokus pada Dana Bagi Hasil Rp 190 Miliar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan tanggapan mengejutkan terkait permintaan maaf Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyusul polemik uang daerah mengendap di perbankan. Alih-alih menerima permintaan maaf, Dedi menyatakan hal tersebut tidak diperlukan.
"Tidak perlu ada yang dimaafin ya. Menurut saya itu tidak salah. Tidak salah. Mengkritik pemerintah daerah tidak salah," tegas Dedi Mulyadi saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (5/11/2025).
Fokus pada Pemenuhan Hak Daerah
Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan bahwa fokus utama Pemprov Jabar bukan pada permohonan maaf, melainkan pada pemenuhan hak daerah yang belum dibayarkan pemerintah pusat.
"Yang kami inginkan itu adalah bukan permohonan maaf. Yang kami inginkan, satu, dana transfer bagi hasil Provinsi Jawa Barat yang Rp 190 miliar lebih yang belum dibayarkan, segera dibayarkan," tegasnya.
Artikel Terkait
Stasiun JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026, Dukung Lonjakan Pengguna KRL
Gapensi Proyeksikan Kenaikan Biaya Konstruksi hingga 8% Akibat Lonjakan Harga Energi
Prancis Resmi Tarik Seluruh Cadangan Emas dari New York ke Paris
Gubernur DKI Siapkan Beasiswa LPDP Khusus untuk Anak Betawi Berprestasi