Rutan Kelas I Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam program pembinaan dengan menyelenggarakan Ujian Tengah Semester (UTS) bagi puluhan warga binaannya. Ujian ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sakola Hayyah, yang fokus pada pendidikan kesetaraan.
Jadwal UTS berlangsung selama tiga hari pada periode 3, 4, dan 6 November 2025. Kegiatan ini menjadi tolok ukur penting untuk mengevaluasi perkembangan akademik para peserta didik dari program pendidikan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Depok.
Risang Achmad, selaku Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Rutan Kelas I Depok, menegaskan bahwa UTS ini dirancang untuk mengukur capaian akademik warga binaan. Beberapa mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), yang telah dipelajari secara intensif selama satu semester.
Meski dilaksanakan dengan fasilitas yang terbatas, antusiasme dan semangat belajar para warga binaan terlihat sangat tinggi. Hal ini mencerminkan motivasi kuat mereka untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kompetensi selama menjalani masa hukuman.
Program pendidikan di Rutan Depok tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi reintegrasi sosial. Tujuannya adalah mempersiapkan warga binaan dengan bekal ilmu dan keterampilan yang praktis, sehingga dapat beradaptasi dan berkontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.
Dengan adanya inisiatif seperti ini, Rutan Depok berharap dapat mengurangi angka residivisme dan mendukung terciptanya lingkungan sosial yang lebih produktif. Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi semua kalangan, termasuk warga binaan di dalam lapas.
Artikel Terkait
Ibu Hamil Diminta Waspadai Skincare Abal-Abal yang Berisiko Cacat Janin
BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Setara Rp32,81 per Saham
Harga BBM Global Melonjak Akibat Ketegangan AS-Iran, Hong Kong Catatkan Harga Termahal Rp72.253 per Liter
Beckham Putra Percaya Diri Hadapi Persija, Kemenangan atas PSIM Jadi Modal Berharga Persib