TNI Segera Tambah Batalyon Kesehatan, Jalankan Perintah Presiden Prabowo
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penambahan Batalyon Kesehatan (Yonkes). Perintah ini disampaikan menyusul kedatangan pesawat armada baru TNI Angkatan Udara Airbus A400M.
Komitmen TNI Perkuat Dukungan Kesehatan
Freddy menyatakan, "TNI akan segera menindaklanjuti perintah Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto terkait rencana penambahan batalyon kesehatan." Penambahan Yonkes ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional dan kemampuan dukungan kesehatan prajurit di seluruh matra TNI.
Sebagai alat pertahanan negara, TNI berkomitmen penuh mendukung setiap kebijakan pemerintah dalam membangun postur kekuatan yang tangguh, modern, dan responsif terhadap berbagai tantangan, termasuk aspek kesehatan dalam operasi militer maupun kemanusiaan.
Persiapan Teknis dan Kajian Kebutuhan
Mabes TNI saat ini sedang menyiapkan langkah-langkah teknis dan kajian kebutuhan satuan di lapangan. Pembentukan batalyon kesehatan akan dilaksanakan secara bertahap dan terarah sesuai prioritas pembangunan kekuatan TNI hingga tahun 2029.
Peran A400M dalam Evakuasi dan Bantuan Kemanusiaan
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memerintahkan TNI untuk menambah Yonkes saat meninjau kedatangan pesawat angkut A400M. Pesawat ini nantinya dapat digunakan untuk mengevakuasi korban bencana, termasuk membentuk modul operasi udara dan operasi ambulans udara.
Batalyon kesehatan tidak hanya akan mendukung penanganan bencana di wilayah nasional, tetapi juga bencana di luar negeri. Prabowo membuka peluang pemanfaatan Airbus A400M untuk mengevakuasi korban bencana di Gaza dalam misi kemanusiaan, selain melakukan pengiriman makanan dan bantuan logistik.
Indonesia sebagai bagian dari komunitas dunia harus siap membantu negara lain yang membutuhkan bantuan saat bencana, mengikuti jejak misi kemanusiaan sebelumnya ke Turki dan keikutsertaan tim kesehatan di Gaza bersama UAE.
Artikel Terkait
Rusia Peringatkan Ketegangan AS-Iran Bak Bom Waktu
Krakatau Osaka Steel Tutup April 2026, Tertekan Banjir Baja Impor Murah China
Inggris Luncurkan Program Akselerator Pendanaan Iklim di Indonesia
Menperin Soroti Pertumbuhan Manufaktur Tembus 5,17%, Ungguli Ekonomi Nasional