Angin Puting Beliung Terjang Desa Sumbersekar Malang: Kronologi, Dampak Kerusakan, dan Kondisi Terkini

- Senin, 03 November 2025 | 10:40 WIB
Angin Puting Beliung Terjang Desa Sumbersekar Malang: Kronologi, Dampak Kerusakan, dan Kondisi Terkini
Angin Puting Beliung Terjang Desa Sumbersekar Malang, Begini Kondisi Terkini | Info Bencana

Angin Puting Beliung Terjang Desa Sumbersekar Malang, Begini Kondisi Terkini

MALANG, JATIM - Desa Sumbersekar di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, diguncang angin puting beliung pada hari Minggu (2/11). Peristiwa bencana alam ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan disertai dengan hujan yang sangat deras.

Kejadian angin kencang ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Atap-atap bangunan diterbangkan oleh angin dengan kekuatan besar. Meskipun kerusakan material terjadi, berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Sejumlah video amatir yang diambil oleh warga dan beredar luas di media sosial memperlihatkan dahsyatnya angin puting beliung tersebut. Rekaman video menunjukkan angin kencang menyapu atap bangunan dan rombong para pedagang di kawasan tersebut.

Dalam salah satu rekaman, terlihat sang perekam video yang sedang berada di dalam mobil mengalami kepanikan. Ia terpaksa memundurkan kendaraannya untuk menjauhi lokasi yang terdampak sambil terus mengucapkan istighfar.

Asesmen BPBD Kabupaten Malang Terkait Dampak Kerusakan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang saat ini masih aktif melakukan asesmen mendalam terhadap dampak dan kerusakan yang ditimbulkan oleh angin puting beliung di Desa Sumbersekar.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengonfirmasi bahwa proses pendataan masih terus berlangsung. Hal ini disebabkan karena area yang terdampak bencana cukup luas dan lokasi kerusakan tersebar di beberapa titik yang berbeda.

"Kami masih melakukan asesmen, prosesnya belum selesai. Area yang terdampak lumayan luas dan lokasinya terpecah-pecah," jelas Sadono Irawan.

Dalam menangani kejadian ini, BPBD tidak bekerja sendirian. Lembaga tersebut melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pos Lapangan (Poslap) Singosari untuk membantu proses asesmen dan penanganan langsung di lapangan.

Upaya penanganan pasca-bencana masih terus dilakukan dengan melibatkan kerjasama dari perangkat desa setempat, para sukarelawan, serta pihak swasta yang turut memberikan bantuan, seperti Buana Solusindo dan Marva Telekomunikasi.

Kecamatan Dau Masuk Wilayah Rawan Puting Beliung

Berdasarkan peta rawan bencana yang dimiliki oleh BPBD Kabupaten Malang, Kecamatan Dau tercatat sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan yang tinggi terhadap angin kencang dan puting beliung.

Beberapa kecamatan lain yang juga memiliki tingkat kerawanan serupa adalah Karangploso, Singosari, Lawang, Pakis, Jabung, Tajinan, Poncokusumo, Bululawang, Gondanglegi, Sumberpucung, dan Kepanjen.

Mengingat potensi cuaca ekstrem ini, BPBD Kabupaten Malang mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini terutama seiring dengan meningkatnya intensitas hujan di wilayah Malang Raya dan sekitarnya dalam periode saat ini.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar