Hutama Karya Mulai Garap Proyek Jalan Kawasan Yudikatif IKN, Target Rampung 2027
IDXChannel - PT Hutama Karya (Persero) secara resmi telah memulai pembangunan proyek infrastruktur strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN). Perusahaan BUMN ini menandatangani kontrak untuk membangun jalan di Kawasan Yudikatif, yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Jalan ini dirancang sebagai jalur penghubung utama antar lembaga pemerintahan di Kompleks Yudikatif. Keberadaannya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan efisiensi layanan publik di jantung IKN.
Menteri Basuki Hadimuljono selaku Kepala Otorita IKN menegaskan bahwa pembangunan ini memiliki nilai strategis. "Pembangunan proyek Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga menjaga kualitas, estetika, dan prinsip keberlanjutan lingkungan," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (1/11/2025).
Skema Kerja Sama dan Ruang Lingkup Proyek Jalan IKN
Pengerjaan proyek ini dilaksanakan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO), yang menegaskan sinergi antar BUMN Konstruksi. Hutama Karya bertindak sebagai leader dalam konsorsium ini, yang dikoordinir langsung oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Ruang lingkup pekerjaan proyek jalan di IKN ini cukup kompleks dan komprehensif, meliputi:
- Pembangunan jalan sepanjang 6,418 kilometer.
- Konstruksi multi utility tunnel dan jembatan.
- Pembangunan fasilitas pelengkap seperti drainase, Penerangan Jalan Umum (PJU), dan penataan lansekap.
Seluruh rangkaian pekerjaan ini memiliki target waktu penyelesaian pada akhir tahun 2027.
Dampak Positif: Konektivitas dan Perekonomian Masyarakat
Mardiansyah, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menyoroti dampak luas dari proyek ini. Di samping memperkuat konektivitas antara kawasan yudikatif, eksekutif, dan legislatif, proyek ini diharapkan memberikan dampak sosial-ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.
"Jalan Kawasan Yudikatif akan memperkuat konektivitas antar lembaga pemerintahan di KIPP dan menjadi fondasi mobilitas yang efisien serta berkelanjutan. Kami berkomitmen pada mutu dan ketepatan waktu sehingga hasilnya memberi nilai tambah bagi negara," tegas Mardiansyah.
Optimalisasi peran tenaga kerja lokal pada tahap konstruksi juga menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan proyek jalan IKN ini, yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Cek Kesehatan Gratis Pemerintah Jangkau 100 Juta Warga, Baru Sepertiga dari Total Penduduk
Revisi UU Polri Resmi Masuk Prolegnas, DPR Tunggu Arahan Pimpinan
Progres Tol Trans Sumatera Ruas Rengat–Pekanbaru Capai 76,3 Persen, Ditargetkan Integrasikan Jaringan di Riau
Ratusan Pelajar Jawa Barat Kunjungi Istana, Bertemu Presiden Prabowo dalam Program Edukasi