Insiden di Laut Cina Selatan ini menambah daftar kecelakaan yang melibatkan jet F/A-18 Super Hornet. Sepanjang tahun ini, Angkatan Laut AS telah kehilangan empat unit jet tempur ini.
Insiden-Insiden Sebelumnya
Pada Agustus, sebuah jet F/A-18 jatuh di lepas pantai Virginia. Pilotnya berhasil diselamatkan setelah melakukan eject.
Dua insiden lain terjadi awal tahun ketika kapal induk USS Harry Truman beroperasi di Laut Merah. Insiden pertama pada April lalu, sebuah Super Hornet jatuh dari lift kapal induk setelah melakukan manuver menghindar dari tembakan militan Houthi. Seorang pelaut di dalamnya mengalami cedera ringan.
Kemudian pada Mei, sebuah Super Hornet lainnya jatuh ke laut karena kegagalan kabel penahan (arresting wire) saat proses pendaratan di atas kapal. Kedua awak pesawat berhasil eject dan diselamatkan.
Sebelumnya, pada Desember tahun lalu, sebuah F/A-18 yang dioperasikan oleh Harry Truman secara tidak sengaja ditembak jatuh oleh rudal dari USS Gettysburg. Kedua awaknya juga berhasil diselamatkan.
Artikel Terkait
Jetty Indramayu: Gerbang Rahasia yang Menyalurkan Energi ke Jantung Jawa
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing