Sadis, Bocah 6 Tahun di Bojonggede Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri
DEPOK – Seorang anak berusia 6 tahun, berinisial MA, warga Rawapanjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, tewas dengan kondisi mengenaskan. Korban diduga kuat menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri, RN (30). Peristiwa ini berakhir tragis pada Senin, 20 Oktober 2025.
Kronologi Terungkapnya Kasus Penganiayaan
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengungkapkan bahwa kasus penganiayaan anak ini terungkap setelah tim penyidik Satreskrim Polsek Bojonggede melakukan penyelidikan mendalam. "Benar, hasil interogasi terhadap kedua orang tua anak tersebut menunjukkan bahwa ibu tiri korban mengaku telah melakukan penganiayaan," jelas Made Budi di Polres Metro Depok, Selasa (21/10/2025).
Kekerasan Berlangsung Selama Empat Hari
Lebih lanjut, Made Budi memaparkan bahwa korban diduga mengalami siksaan selama tiga hari berturut-turut sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir pada hari keempat. "Korban merasa sakit dan diketahui telah disiksa selama kurang lebih tiga hari. Pada hari keempat, korban dinyatakan meninggal dunia," tegasnya.
Kondisi Tubuh Korban Penuh Luka
Hasil pemeriksaan visum et repertum menunjukkan adanya luka-luka di sekujur tubuh korban. "Luka-luka ditemukan di punggung, dada, wajah, dan bagian tubuh lainnya," ujar Made. Polisi juga berhasil mengamankan satu barang bukti utama, yaitu sebuah sapu, yang diduga kuat digunakan oleh pelaku untuk memukul korban.
Korban Meninggal di Rumah, Bukan di Rumah Sakit
Diketahui, korban meninggal dunia di rumahnya sendiri pada pukul 01.00 WIB dini hari, setelah sebelumnya mengalami kekerasan fisik. "Informasi yang kami peroleh, korban meninggal di rumah, bukan di rumah sakit," jelas Made. Jenazah korban telah dimakamkan di pemakaman umum wilayah Bojonggede. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi berencana melakukan otopsi.
Ibu Tiri Diamankan, Motif Masih Diselidiki
Saat ini, RN, ibu tiri korban, telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Bojonggede. "Untuk saat ini baru ibu tirinya yang kami periksa. Ayah kandung korban akan kami mintai keterangan berikutnya," ujar Made. Terkait motif penganiayaan, polisi masih melakukan pendalaman. "Masih kami selidiki apa pemicu penganiayaan tersebut. Kemungkinan banyak faktor yang mendorong pelaku melakukan kekerasan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Indonesia di Pot Terendah Undian Piala Asia 2027, Berpeluang Kembali Hadapi Jepang dan Irak
Pelatih Timnas U-17 Instruksikan Pemain Tak Berpuas Diri Usai Kalahkan China, Fokus Hadapi Qatar
Mahfud MD: Polri Harus Tinggalkan Budaya Militeristik Menuju Polisi Sipil yang Humanis
Polisi Buka Posko DVI di RSUD Lubuklinggau untuk Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Musi Rawas Utara