Pembangunan Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik Jadi Bukti Komitmen Pemerintah pada Sumbar

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Pembangunan Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik Jadi Bukti Komitmen Pemerintah pada Sumbar

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap pembangunan Sumatera Barat melalui realisasi pembangunan Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik di Nagari Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menyebut proyek ini sebagai bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap daerah tersebut.

Andre menyampaikan hal itu saat meninjau jembatan bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Elsa Putra Friandi, pada Kamis (20/8/2026). Jembatan yang sebelumnya putus akibat banjir pada 2024 itu kini telah selesai dibangun. “Jembatan ini putus sebelum Pak Prabowo jadi presiden. Dan alhamdulillah setelah Pak Prabowo jadi presiden, jembatan ini dibangun,” ujarnya di hadapan warga yang langsung menyambut dengan seruan “Iyo!”.

Menurut Andre, pembangunan tersebut sekaligus membuktikan janji yang selama ini ia sampaikan untuk membawa anggaran pembangunan dalam jumlah besar ke Sumbar. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah menyiapkan anggaran hampir Rp19 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di provinsi itu. “Ini menunjukkan bahwa janji kami kalau Pak Ambo jadi presiden, triliunan rupiah kami bawa ke Sumbar, ini salah satu kita wujudkan,” tegasnya.

Anggaran rehab-rekon tersebut mencakup sejumlah daerah terdampak bencana, seperti Pesisir Selatan, Padang, Kabupaten Solok, Kota Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Agam, hingga Pasaman. Pelaksanaannya dilakukan bertahap dari 2025 hingga 2028.

Dalam kesempatan itu, Andre juga membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan lain. Ketika warga mengeluhkan soal tanggul dan normalisasi sungai untuk melindungi sawah dari longsor dan luapan air, Andre langsung berjanji akan meneruskannya ke Balai Wilayah Sungai (BWS). “Besok ambo panggil Pak Kepala BWS, ambo sampaikan ko tolong salah satu yang dibantu, diprioritaskan,” katanya.

Andre menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada satu proyek. Setelah memastikan kebutuhan jembatan terpenuhi, ia meminta aspirasi lain disampaikan untuk dikawal melalui pemerintah dan kementerian terkait. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Proyek Jembatan Gantung

Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan pekerjaan Kementerian Pekerjaan Umum melalui PPK 2.4 Provinsi Sumatera Barat. Jembatan yang terletak di Jalan Nasional Padang–Painan Km 83,7 ini memiliki bentang 80 meter dan lebar jalur 1,80 meter. Pekerjaan dengan nilai kontrak Rp4,65 miliar itu dilaksanakan selama 240 hari kalender sejak kontrak ditandatangani pada 19 Desember 2025, dengan target PHO 15 Agustus 2026.

Berdasarkan panel informasi kegiatan Kementerian PU, progres fisik dan keuangan pembangunan telah mencapai 100 persen. Jembatan ini dibangun untuk menggantikan akses yang terdampak banjir 2024, sekaligus diharapkan memperlancar mobilitas dan meningkatkan perekonomian serta aktivitas pertanian masyarakat Kampung Lumpo, Limau Gadang–Batu Kunik.

Dalam peninjauan tersebut, Andre didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan, Jaferi, serta unsur kepolisian, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, dan pihak pelaksana pembangunan.

Wali Nagari Limau Gadang Lumpo, Feri Naldi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Andre Rosiade serta jajaran Kementerian PU atas terealisasinya pembangunan jembatan ini. Ia mengatakan, keberadaan jembatan kembali memperlancar transportasi masyarakat dan mewujudkan harapan yang telah lama dinantikan warga. “Terima kasih Pak Andre Rosiade dan semua pihak yang telah membantu membangun jembatan ini. Jembatan ini telah memperlancar transportasi masyarakat dan mewujudkan keinginan masyarakat dari dulu,” kata Feri.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags