PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengoperasikan armada bantuan tambahan untuk mengantisipasi dampak gangguan perjalanan Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota pada Kamis (20/8) pagi. Langkah ini merupakan implementasi nyata dari nota kesepahaman penanganan resiliensi transportasi publik yang baru ditandatangani bersama operator antarmoda.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan pihaknya bergerak cepat merespons kendala operasional Commuter Line di lintas Pasar Minggu-Manggarai. "Sebagai bentuk implementasi nyata dari MoU penanganan resiliensi transportasi publik yang baru saja ditandatangani bersama operator antarmoda, Transjakarta bergerak cepat merespons kendala operasional Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota di lintas Pasar Minggu-Manggarai," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (20/8).
Armada tambahan disiapkan pada dua rute, yaitu rute D11 dengan trayek Terminal Depok-Cawang Sentral dan rute 4B dengan trayek Stasiun UI-Manggarai. Ayu menjelaskan pengoperasian armada tambahan ini bertujuan membantu mobilisasi pelanggan yang terdampak gangguan KRL sekaligus menyediakan alternatif perjalanan bagi masyarakat.
"Langkah integrasi ini dilakukan untuk memobilisasi armada pendukung, membantu penyerapan pelanggan, serta menyediakan rute alternatif bagi masyarakat terdampak," jelasnya.
Selain menambah armada, Transjakarta juga menempatkan petugas di lapangan untuk memastikan operasional berjalan lancar. Penempatan petugas ini sekaligus untuk membantu mengurai penumpukan pelanggan akibat gangguan perjalanan KRL.
Sebelumnya, perjalanan Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami gangguan pada Kamis (20/8) pagi. KAI Commuter menyebut gangguan terjadi setelah KA 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota tertemper orang di antara Stasiun Pasar Minggu dan Manggarai.
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota sehubungan KA 1183 (Bogor-Jakarta Kota) di antara Stasiun Pasar Minggu-Manggarai tertemper orang. Saat ini dalam penanganan petugas," tulis akun resmi KAI Commuter.
Proses evakuasi KA 1183 kemudian selesai dan penanganan lebih lanjut dilakukan di Stasiun Manggarai. KAI Commuter menyampaikan perjalanan Commuter Line lintas Bogor-Jakarta Kota pulang-pergi telah dapat dilalui melalui dua jalur, namun perjalanan masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas. Gangguan tersebut sempat berdampak terhadap operasional Commuter Line Bogor Line dan menyebabkan keterlambatan perjalanan.
Artikel Terkait
Proyek Galian di Petukangan Bikin Transjakarta Koridor 13 Terlambat
KRL Bogor Line Tertemper Orang di Stasiun Tebet, Perjalanan Terganggu
Separator Busway di Gatot Subroto Dicabut Sementara Imbas Proyek Revitalisasi
Separator TransJakarta di Gatot Subroto Dicabut Sementara untuk Perbaikan Jalan