Kehadiran Rhoma Irama dalam film Operasi Pesta Copet menjadi kejutan besar. Sang Raja Dangdut tidak sekadar tampil sebagai tempelan, melainkan hadir dalam adegan pamungkas yang menjadi kunci emosional film.
Sutradara Edy Khemod mengaku mendapat pengalaman luar biasa saat mengarahkan Rhoma. Dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, ia awalnya mencoba merahasiakan detail kemunculan Bang Haji di atas panggung, tetapi kemudian berbagi cerita tentang kolaborasi yang berjalan sangat cair.
"Emang gua mengarahkan? Itu dia yang mengarahkan," seloroh Edy. Menurutnya, Rhoma sudah sangat paham teknis visual dan memiliki intuisi tajam soal posisi kamera serta estetika dirinya di layar.
"Dia ngerti kayak, 'Oh nanti kamu ambil cover-nya dari sini ya'. Oh, dia ngerti," tutur Edy. Rhoma juga disebut sangat memperhatikan sudut pengambilan gambar agar sisi terbaiknya tertangkap kamera. "Ada, ada Sang Raja. 'Angle kece gue dari sini', ada," ujarnya.
Dalam mengeksekusi adegan pamungkas, Edy sengaja menciptakan kedekatan antara penonton dan Rhoma. Ia tidak ingin ada jarak visual yang terlalu jauh. "Gue kameranya nggak mau jauh-jauh. Karena ada momen-momen yang begitu. Baik, Bang Haji, ikut gitu," jelas personel band Seringai ini.
Namun, waktu syuting bersama Rhoma sangat terbatas. Sebagai figur publik dengan jadwal padat, tim produksi harus bekerja efisien. "Scene film kita yang naik ke atas panggung tuh, itu scene terakhir kita (bareng Bang Rhoma). Itu punya tingkat kesulitannya sendiri dan window kerjanya sangat pendek," ungkap Edy.
Film Operasi Pesta Copet dibintangi Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawaii Labiba. Film drama komedi ini merupakan kolaborasi Imajinari, Boss Creator selaku promotor Pestapora, serta rumah produksi Angin Segar. Ini juga menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod. Film dijadwalkan tayang pada 27 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Kawai Labiba dan Iqbaal Ramadhan Syuting di Tengah Kerumunan Nyata Pestapora