Mario G Klau dikenal luas sebagai penyanyi dengan karakter vokal yang kuat. Namun, di balik panggung, ia ternyata juga aktif menulis lagu, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk penyanyi lain. Kemampuan menulis lagu ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya, meski ia mengaku lebih nyaman tampil di depan sebagai penyanyi.
"Sebenernya kalau mau ditanya lebih nyaman di belakang layar atau di depan, gue lebih nyaman tetap jadi penyanyi gitu. Tetap jadi penyanyi. Pengen di depan, tapi ternyata Tuhan bilang, lu punya dua kelebihan. Gue kasih juga kok nulisnya gue kasih. Nulisnya kasih juga," ujar Mario.
Perjalanan Mario sebagai pencipta lagu mulai menanjak setelah lagu "Pesan Terakhir" berhasil mencuri perhatian. Sejak itu, ia semakin produktif menulis dan menghasilkan berbagai karya. "Lagu pertama itu Pesan Terakhir," kata Mario.
Meski demikian, tidak semua lagu yang ia bawakan sendiri mendapat respons sebesar "Pesan Terakhir". Hal ini sempat membuatnya berpikir untuk lebih fokus di belakang layar. Ia bahkan pernah menyampaikan keinginannya kepada Anmes untuk berhenti mengejar karier sebagai penyanyi dan beralih menjadi penulis lagu.
"Waktu itu gue bilang ke Anmes, Mek kayaknya gue nulis aja deh. Kata Ame gini, apa dia bilang? Itu ucapan tuh doa kata hati-hati loh. Lu jadi belakang layar beneran loh," tuturnya.
Namun, takdir berkata lain. Titik balik datang lewat lagu "Semata Karnamu". Lagu yang semula menjadi semacam penentu bagi Mario itu justru menemukan jalannya dan memperkuat namanya sebagai penyanyi. "Semata Karnamu. Nah itu lagu terakhir yang waktu mau rilis bilang tuh. Kayaknya kalau ini gak naik juga gue bener-bener nulis aja deh. Ternyata ada jalannya," ungkap Mario.
Pengalaman sebagai penulis lagu memberinya pandangan tersendiri. Mario tidak lagi merasa bahwa setiap lagu yang ia tulis harus ia bawakan sendiri. Ia percaya setiap lagu memiliki jalannya masing-masing dan akan menemukan penyanyi yang tepat. "Tapi beberapa kali kejadian malah mikir, oh ternyata lagu tuh cari tuannya gitu loh," ucap Mario.
Ia mencontohkan "Pesan Terakhir" yang awalnya disiapkan untuk dirinya, tetapi batal dirilis karena berbagai proses. "Pesan Terakhir cerita baru itu tuh udah siap untuk Mario rilisin. Oke. Nah tapi emang ada aja kejadian yang bikin batal gak jadi rilis. Ada aja proses-proses yang kayaknya ini bukan di gue deh," jelasnya.
Kolaborasi dan Langkah ke Depan
Selain aktif menciptakan lagu, Mario G Klau juga terus menunjukkan eksistensinya sebagai penyanyi lewat sejumlah kolaborasi. Ia pernah berkolaborasi dengan Juan Reza melalui lagu "Baby Pelan Pelan" dan "Otak Di Mana". Ia juga berkolaborasi dengan musisi kenamaan Tohpati dalam lagu "Jejak Langkah yang Kau Tinggal". Kolaborasi tersebut memperlihatkan sisi lain Mario sebagai musisi yang terbuka mengeksplorasi musikalitas bersama musisi lain.
Dengan produktivitasnya sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu, menarik untuk melihat langkah Mario G Klau selanjutnya. Apakah ia akan kembali menghadirkan karya solo atau justru menyiapkan kolaborasi baru dengan musisi lain? Perjalanan Mario sejauh ini menunjukkan satu hal: dirinya tidak hanya hadir sebagai penyanyi di depan layar, tetapi juga memiliki peran besar di balik lahirnya lagu-lagu yang ia ciptakan.