Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari memastikan langkah mereka ke perempat final Kejuaraan Dunia 2026 setelah menaklukkan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dalam pertarungan tiga gim yang menegangkan di New Delhi, India, Kamis (20/8/2026). Pasangan ganda putri Indonesia itu menang dengan skor 20-22, 21-18, 21-12.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Ana/Trias, sapaan akrab mereka, mampu bangkit setelah kehilangan gim pertama. Mereka kemudian tampil lebih tenang dan mengendalikan jalannya pertandingan pada dua gim berikutnya, sekaligus menjaga asa Indonesia untuk melangkah lebih jauh di ajang bergengsi tersebut.
Pearly/Thinaah memulai laga dengan agresif dan langsung menekan. Mereka unggul 4-0 sebelum Ana/Trias perlahan menemukan ritme. Meski sempat tertinggal 5-10, pasangan Indonesia berhasil memangkas jarak dan menyamakan kedudukan 13-13. Pertarungan sengit terus berlanjut hingga skor 15-15, tetapi Pearly/Thinaah kembali menjauh 19-16. Ana/Trias berjuang keras dan sempat menyelamatkan dua game point, namun akhirnya harus mengakui keunggulan lawan 20-22 pada gim pembuka.
Pada gim kedua, kedua pasangan saling bergantian memimpin hingga skor 10-10. Ana/Trias kemudian berhasil merebut inisiatif dan menutup interval dengan keunggulan tipis 11-10. Selepas jeda, mereka tampil lebih percaya diri dan mencetak empat poin beruntun untuk memimpin 17-11. Meski Pearly/Thinaah mencoba mengejar, Ana/Trias tetap menjaga keunggulan dan menutup gim dengan skor 21-18, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Memasuki gim ketiga, Ana/Trias langsung tancap gas. Mereka membangun keunggulan 11-5 saat interval. Pearly/Thinaah sempat memberikan perlawanan dengan merebut empat poin beruntun, tetapi Ana/Trias tidak membiarkan momentum itu berkembang. Mereka kembali menjauh 15-9 dan terus mengendalikan permainan. Beberapa kesalahan sendiri dari pasangan Malaysia semakin memudahkan langkah Ana/Trias. Pada akhirnya, smes Pearly yang membentur net memastikan kemenangan 21-12 sekaligus mengantarkan Ana/Trias ke perempat final.
Usai pertandingan, Ana mengungkapkan target mereka adalah meraih podium, tetapi fokus pada setiap laga menjadi prioritas utama. “Harapan kami bisa naik podium, akan tetapi yang terpenting bagaimana kami bisa fokus di setiap pertandingan, belajar dari kesalahan yang sebelumnya itu benar-benar diperbaiki,” ujar Ana.
Artikel Terkait
Popov Bersaudara Tersingkir Lebih Awal di Kejuaraan Dunia 2026
Herry IP Fokus Padukan Kembali Pasangan Utama Ganda Putra Malaysia Jelang Kejuaraan Dunia 2026
Rexy Mainaky Yakin Ganda Putra Malaysia Kembali Kompak di Kejuaraan Dunia 2026