Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Jawa Timur akhirnya mulai terkendali. Setelah 13 hari penanganan, kawasan wisata ini kembali dibuka untuk umum, meski petugas masih melakukan pembasahan dan pendinginan di sejumlah titik untuk mengantisipasi munculnya kembali api.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, total lahan yang terdampak kebakaran mencapai 1.121 hektare. Angka ini menunjukkan luasnya area yang terbakar selama peristiwa yang berlangsung lebih dari sepekan itu.
Upaya pemadaman yang dilakukan petugas gabungan akhirnya membuahkan hasil. Kondisi kawasan dinilai cukup terkendali sehingga TNBTS mulai dibuka kembali bagi wisatawan. Meski demikian, kewaspadaan tetap dijaga dengan melakukan pembasahan dan pendinginan di area yang berpotensi memiliki bara atau panas tersembunyi.
Langkah ini diambil untuk mencegah munculnya kembali titik api yang bisa memicu kebakaran susulan. Petugas akan terus memantau kondisi lapangan hingga dipastikan benar-benar aman.
Artikel Terkait
Gunung Arjuno-Welirang Ditutup, Seluruh Pendaki Dievakuasi akibat Kebakaran Hutan
Kebakaran di Hutan Pinus Malino Diduga Dipicu Pembakaran Sampah
Kebakaran Hutan Melanda Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup
Kebakaran Hutan Gunung Nona Meluas hingga 10 Hektare, Diduga dari Sisa Api Warga