Seorang aparatur sipil negara (ASN) guru perempuan di Tanjungbalai, Sumatera Utara, menjadi sasaran amuk warga setelah rumahnya digeruduk pada Rabu (22/7/2026) malam. Aksi itu dipicu dugaan pelecehan seksual terhadap seorang anak yatim piatu yang masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan puluhan warga berkumpul di depan rumah ASN tersebut. Tak lama kemudian, sang guru bersama seorang pria yang disebut suaminya dibawa keluar rumah. Warga yang sudah menunggu meluapkan kemarahan dengan melayangkan beberapa pukulan kepada pasangan itu.
"Heboh di Tanjungbalai guru PNS diduga bawa murid laki-laki kepada suaminya untuk disodomi," demikian narasi yang menyertai video viral itu.
Kepala Lingkungan V Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Sadam Husein, membenarkan peristiwa penggerudukan tersebut. Menurutnya, warga mendatangi rumah itu setelah beredar informasi mengenai dugaan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur.
"Benar, terjadi keramaian di sini terkait sepasang suami istri yang diduga melakukan asusila terhadap anak di bawah umur," kata Sadam saat dihubungi.
Sadam menjelaskan, kericuhan di lokasi dipicu adu argumen antarmasyarakat yang kemudian mengundang perhatian warga lain untuk berdatangan. "Kalau kericuhan ini diduga akibat adanya adu argumen, sehingga masyarakat berdatangan. Kalau yang kami lihat, ini masyarakat sekitar yang datang ke sini," ujarnya.
Artikel Terkait
Bareskrim Tetapkan Pelatih Panjat Tebing sebagai Tersangka Pelecehan Seksual terhadap Lima Atlet Putri
Guru Honorer di Labuhanbatu Utara Jadi Terdakwa Pelecehan Murid
Pria di Pandeglang Diciduk Usai Cabuli Anak Tiri, Aksi Terbongkar Saat Istri Pulang dari Pasar
Turis China di Lovina Alami Pelecehan, Desa Minta Maaf dan Bina Pelaku