Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Hampir Lumpuh Setelah Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

- Kamis, 09 Juli 2026 | 14:15 WIB
Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Hampir Lumpuh Setelah Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

Lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz hampir berhenti total pada Kamis (9/7/2026) setelah kondisi keamanan memburuk di jalur maritim penting tersebut. Amerika Serikat (AS) melakukan serangan besar-besaran terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir, memicu perlambatan drastis pergerakan kapal.

Menurut data pelacakan kapal, pergerakan di selat itu sebagian besar hanya terjadi di area yang dikuasai Iran. Sementara itu, koridor alternatif di perairan Oman yang dibuka AS tampak sepi. Dari kapal-kapal besar, hanya sebuah kapal tanker super yang dikenai sanksi AS yang terlihat, bersama dengan sebuah kapal kontainer berbendera Iran. Namun, ada kemungkinan kapal-kapal melintas dengan transponder dimatikan.

Perlambatan ini terjadi setelah serangkaian serangan Iran terhadap kapal di Selat Hormuz memicu aksi balasan AS. Pada Rabu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran telah berakhir. Sekitar 14 kapal pengangkut komoditas melintasi selat pada Rabu, jumlah terendah sejak kesepakatan damai antara Iran dan AS pada pertengahan Juni. Setelah kesepakatan itu, angka sempat naik menjadi rata-rata 34 kapal komoditas per hari.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags