Roberto Martinez resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih kepala tim nasional Portugal setelah langkah mereka di Piala Dunia 2026 terhenti pada babak 16 besar. Keputusan ini diambil menyusul kekalahan tipis 1-0 dari Spanyol, sekaligus menandai laga terakhir Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia.
Pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan bahwa dirinya tidak akan melanjutkan kontraknya yang akan berakhir setelah turnamen ini selesai. Kegagalan melaju lebih jauh, ditambah dengan tersingkirnya Portugal di perempat final Euro 2024 lalu, membuat Martinez merasa sudah saatnya estafet kepemimpinan diserahkan kepada sosok baru.
“Ya, ini adalah pertandingan terakhir saya bersama tim nasional. Saya bangga. Saya telah memimpin 45 pertandingan, dan saya merasa diterima serta dicintai di Portugal. Ini adalah kenangan yang akan selalu saya bawa,” ujarnya dalam wawancara.
Meskipun Portugal dihuni oleh deretan pemain bintang seperti Bruno Fernandes, Vitinha, hingga Joao Neves, perjuangan mereka harus kandas akibat gol Mikel Merino di masa tambahan waktu. Namun, Martinez menolak anggapan bahwa kiprah timnya di turnamen ini merupakan sebuah kegagalan besar. Ia bangga meski harus tersingkir saat melawan salah satu kandidat juara.
“Kami tidak gagal. Kami kalah dalam sebuah pertandingan melawan tim yang merupakan salah satu favorit juara. Kami menunjukkan talenta individu yang luar biasa. Anda disebut gagal jika tidak mencoba untuk menang, sedangkan kami terus berusaha menang hingga menit terakhir,” pungkas Martinez.
Artikel Terkait
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Argentina Hadapi Mesir, Swiss Jumpa Kolombia
Wayne Rooney Sebut Timnas Portugal Masuki Era Baru Tanpa Ronaldo
Hadapi Argentina di 16 Besar Piala Dunia, Mesir Tak Gentar dan Yakin Bisa Bersaing
Kontroversi Balogun: Campur Tangan Trump di Piala Dunia 2026 Picu Gelombang Kritik