Diskon Kereta Api Libur Sekolah Tembus Rp 90,9 Miliar, Penumpang Lampaui Target

- Selasa, 07 Juli 2026 | 17:00 WIB
Diskon Kereta Api Libur Sekolah Tembus Rp 90,9 Miliar, Penumpang Lampaui Target

Realisasi anggaran program diskon 30 persen tarif kereta api selama libur sekolah mencapai Rp 90,9 miliar per 5 Juli 2026. Sebanyak 1.303.191 penumpang telah memanfaatkan program ini, atau 110 persen dari target awal sebanyak 1.174.624 penumpang.

Program tersebut merupakan bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026 yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi domestik. Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa insentif transportasi diberikan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat selama libur sekolah, sehingga ekonomi di berbagai daerah ikut bergerak.

“Hingga saat ini, realisasinya berjalan baik dan penyerapan program oleh masyarakat cukup optimal. Ini menunjukkan bahwa stimulus mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Haryo dalam keterangannya, Selasa (7/7).

Selain diskon kereta api, pemerintah juga memberikan diskon 30 persen tarif dasar kapal Pelni yang berlaku hingga 15 Agustus 2026. Hingga 6 Juli 2026, program ini telah dimanfaatkan 481.503 penumpang, atau sekitar 69 persen dari target 693.690 penumpang, dengan realisasi anggaran Rp 46,9 miliar.

Insentif transportasi penyeberangan juga turut digelontorkan. Pemerintah membebaskan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan yang setara dengan potongan sekitar 21,11 persen dari harga tiket penyeberangan. Insentif ini berlaku bagi penumpang pejalan kaki, pengguna sepeda motor (Golongan II), serta kendaraan pribadi Golongan IVA di 14 pelabuhan penyeberangan yang melayani tujuh lintasan dan dikelola PT ASDP Indonesia Ferry.

Berdasarkan data boarding hingga 5 Juli 2026, insentif penyeberangan telah dimanfaatkan 1.125.088 penumpang, atau mencapai 93,25 persen dari target sebanyak 1.206.585 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 959.880 penumpang yang menggunakan 360.141 kendaraan dan 165.208 penumpang pejalan kaki.

“Ke depan pemerintah akan terus memantau pelaksanaan setiap program agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran, sehingga mampu memperkuat daya beli masyarakat serta mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” tutur Haryo.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags